Suara.com - Tingkat kepuasan masyarakat Indonesia terhadap kinerja pemerintah pusat yang dibawahi Joko Widodo dan Jusuf Kalla mencapai 65,9 persen. Sebaliknya, sebanyak 29,8 persen responden menyatakan tidak puas.
Hal ini disebutkan dalam hasil survei yang dirilis Charta Politika Indonesia pada Senin (25/3/2019). Dalam rincian terseebut, sebanyak 14,8 persen dari total responden menyatakan sangat puas dan 51,1 persen cukup puas.
Dari angka 29,8 persen yang tidak puas, sebanyak 27,1 persen menyatakan kurang puas dan 2,6 persen tidak puas sama sekali. Sementara jumlah yang tidak tahu atau tidak menjawab 4,5 persen.
"Kepuasan terhadap pemerintahan pusat cukup baik, stabil berkisar pada angka 65,9 persen," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya di kantor Charta Politika, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).
Menurut Yunarto, raihan ini sangat berpengaruh pada pemilihan presiden (pilpres) yang akan digelar 17 April nanti.
Yunarto menganggap pada pilpres yang mempertemukan Calon Presiden (Capres) Petahana Joko Widodo melawan Prabowo Subianto kali ini, merupakan pertarungan incumbent melawan penantang.
Pertarungan persepsi masyarakat yang terjadi disebut Yunanto adalah mengenai evaluasi kebijakan dari Capres petahana, Jokowi.
Jika kubu Prabowo gagal mengubah pandangan terhadap kinerja pemerintah yang baik, maka Jokowi akan memenangkan Pilpres.
"Sekarang pertarungannya incumbent versus penantang temanya mengevaluasi kebijakan incumbent. Kalu persepsi kerjanya dianggap baik dia akan terpilih. Kalau dianggap tidak baik dia tidak akan terpilih," kata Yunarto.
Baca Juga: Resmi, Joko Driyono Ditahan Satgas Antimafia Bola
Sebelumnya, Charta Politika menerbitkan hasil survei Pilpres 17 April mendatang. Hasilnya, elektabilitas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dengan selisih 18.2 persen.
Prediksi Charta Politika, jika Pemilu diadakan hari ini, Jokowi - Maruf memperoleh suara sebanyak 53,6 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi meraih 35,4 persen.
Dalam data Charta Politika disebutkan sebanyak 11 persen dari jumlah pemain menyatakan tidak tahu atau tidak mau menjawab.
Survei Charta Politika tersebut dilakukan dari 1 - 9 Maret 2019 dengan melakukan wawancara tatap muka, dengan menggunakan kuesioner terstruktur terhadap 2.000 orang yang sudah 17 tahun atau terdaftar sebagai pemilih.
Metode penarikan sampel dilakukan secara acak bertingkat dengan margin of error kurang lebih 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
-
Kalah di Survei Charta Politika, Kubu Prabowo - Sandiaga Tak Mau Percaya
-
Prediksi Pileg Charta Politika: PDI-P Teratas, Garuda Paling Buncit
-
Hasil Survei Charta Politika: Jokowi Unggul 18,2 Persen dari Prabowo
-
Jika Prabowo Menang Pilpres, BPN: Anak Sekolah akan Libur Selama Ramadan
-
Terkuak, Kerabat Jauh Prabowo Nyamar Jadi Wanita Berhijab Saat Bobol ATM
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa