Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengaku kubunya berwacana untuk mengabadikan mobil Esemka menjadi tugu monumen anti-hoaks. Wacana itu akan direaliasikan jika Prabowo-Sandiaga terpilih di Pilpres 2019.
Menurutnya, wacana pembuatan tugu itu lantaran proyek mobil nasional Esemka merupakan kabar bohong atau hoaks terbesar di Indonesia. Sebab, kata Andre, proyek mobil Esemka yang pernah didengungkan akan dirilis pada bulan Oktober tahun 2018 itu hingga kekinian tidak ada kejelasannya.
"Jadi kalau Pak Prabowo nanti jadi presiden saya akan usulkan ke beliau bahwa kita akan melawan hoaks. Kalau perlu kita bikin monument anti-hoaks apa monumentnya, mobil Esemka kita jadikan tugu kebohongan itu," tutur Andre dalam diskusi Kedai Kopi di Restoran Ajag Ijig, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019).
Selain itu, Andre mengaku prihatin dengan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin lantaran dianggap turut menjadi korban hoaks mobil Esemka tersebut. Menurut Andre, cawapres pendamping Capres petahana Joko Widodo itu sempat dibisiki bahwa mobil Esemka itu akan dirilis pada 30 Oktober 2018 lalu.
"Kasihan juga Pak Ma'ruf ada yang bisikin 'Pak Ma'ruf nanti ada mobil Esemka dilaunching'. Semangat beliau, ternyata Pak Maruf juga korban hingga," ujarnya.
Lebih lanjut, Andre menilai bahwasanya hoaks sudah menjadi masalah bangsa bukan hanya dialami oleh kubu Jokowi maupun Prabowo saja. Untuk itu, harus dilawan bersama dengan instrumen hukum yang tepat bukan dengan menjadikan pelaku hoaks dijerat dengan Undang-Undang Terorisme.
"Dan ini penting untuk kita melawan bersama-sama tapi tentu banyak sekali instrumen yang kita pergunakan melawan hoaks, mulai ada Undangan-Undang ITE yang sudah banyak memakan korban, UU Pemilu, KUHP, bahkan UU Nomor 1 Tahun 1946 itu juga bisa dipakai untuk melawan hoaks, daripada kita kembali kemunduran seperti jaman dulu menyatakan hoaks ini bagian dari terorisme," tutupnya.
Berita Terkait
-
Video Eksperimen: Jabat Tangan Saya Jika Pilihan Politik Kita Berbeda
-
Rocky Gerung Sebut Esemka Hoax, Begini Kata Pakar Otomotif
-
Google Beri Perlindungan Khusus untuk Situs Penting Jelang Pilpres 2019
-
Maju Sebagai Cawapres Jokowi Diminta Ulama, Ma'ruf Amin: Bukan Kemauan Saya
-
Target 60 Persen di Kalbar, Jokowi Ajak Masyarakat Pakai Baju Putih ke TPS
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran
-
Israel Serang Iran, Bom Meledak di Teheran!
-
Pramono Anung Usul Haul Ulama Betawi Jadi Agenda Rutin HUT Jakarta
-
PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
-
Jakarta Ramadan Festival 2026, Bundaran HI Tampil Bercahaya Selama Bulan Suci
-
KPK Ungkap Modus Mobil Operasional Berpindah-Pindah di Kasus OTT Bea Cukai
-
Nasib 185 Lapangan Padel Tak Berizin di Jakarta: DPRD Minta Penertiban Bertahap dan Berkeadilan
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H