Suara.com - Sekitar 50 warga Indonesia yang ada di München dan sekitarnya, memberikan dukungan kepada paslon nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2019 – 2024 dengan menggelar doa bersama.
Koordinator acara doa bersama, Theresia Dewi mengatakan, acara ini diadakan sebagai dukungan warga Indonesia yang tinggal di München dan sekitarnya yang diawali dengan menampilkan video ucapan dari Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko S.IP sebagai Ketua Harian Tim Kampanye Nasiona(TKNl) dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk kemenangan paslon 01 yang dipimpin secara bergantian dari perwakilan masing-masing agama dan dilanjutkan dengan acara makan siang bersama.
Warga Indonesia yang mengikuti acara doa bersama terdiri dari berbagai kalangan mulai dari karyawan, wiraswasta, ibu rumah tangga dan mahasiswa tanpa mengatas-namakan partai politik.
“Kami ingin menunjukkan dengan agama dan suku yang berbeda- beda, tetapi kami tetap solid mendukung paslon 01. Kami melakukan semua ini dengan senang hati, tulus mendukung yang terbaik untuk Indonesia dan berharap semoga dukungan yang kami lakukan ini bisa memberikan semangat untuk warga Indonesia lainnya yang berada di perantauan ataupun di Indonesia untuk lebih perduli dan melakukan kegiatan serupa,” ujar Theresia.
Sekitar pukul dua siang waktu Jerman, acara nonton bareng (nobar) debat Capres dimulai. Di sela-sela istirahat digunakan untuk berdiskusi dan menyampaikan informasi penting mengenai pilpres dan pileg. Setelah acara inti dilanjutkan dengan nyanyi dan menari bersama Meraih Bintang dan goyang GASPOL sebagai penutup acara. [Antara]
Berita Terkait
-
Debat Pilpres, Moeldoko Bela Jokowi Sampaikan Strategi
-
Maruf Amin Tak Kasih Masukan Debat untuk Jokowi: Beliau Menguasai
-
Maruf Amin Yakin Menang 60 Persen di Depok Meski Sarang PKS dan Gerindra
-
Maruf Amin Kampanye di Palembang Singgung Indonesia Bubar dan Dinosaurus
-
Viral Emak-emak Kubu Jokowi - Prabowo Ribut hingga Saling Dorong dan Jambak
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?