Suara.com - Calon Wakil Presiden pasangan Jokowi, Maruf Amin kampanye di Kota Palembang. Di sana Maruf Amin menyinggu soal isu Indonesia akan buar seperti yag dinyatakan Prabowo. Singgungan ini sudah berulang kali dinyatakan Maruf Amin di lain kesempatan kampanyenya.
Maruf Amin tidak percaya jika Indonesia akan bubar. Dia yakin Indonesia tidak akan bubar seperti dinosaurus.
"Jadi Indonesia tidak boleh bubar, tidak mungkin bubar. Negara Indonesia terbentuk hasil perjuangan para pahlawan. Jadi kita tidak akan membiarkan Indonesia itu punah. Memangnya dinosaurus apa, seperti binatang purba," kata Amin saat Deklarasi Brigade Mahasiswa JKMA, di Palembang Sumsel, Jumat (29/03/2019).
Ribuan mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi di Palembang, memberikan dukungan ke Jokowi - Maruf Amin. Dukungan ini dikukuhkan dalam deklarasi yang dihadiri langsung oleh Maruf Amin.
Ketua Brigade Mahasiswa JKMA, Nopriansyah mengatakan, keputusan untuk mendukung penuh petahana ini didapat setelah mahasiswa dan kaum milenial di Palembang memiliki satu pandangan dan menganggap pasangan nonor urut 01 ini wajib melanjutkan kinerjanya bagi masyarakat Indonesia.
Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi - Maruf Amin Syahrial Oesman mengatakan sebelumnya para mahasiswa tersebut bertemu dengan TKD untuk deklarasi. Namun mereka enggan deklarasi tanpa kedatangan Jokowi atau Ma'ruf.
"Akhirnya Abah (Ma'ruf) menyanggupi menghadiri deklarasi ini. Ada yang bilang Ma'ruf tidak millenial, tapi buktinya millenial Palembang mendukung Ma'ruf," imbuhnya.
Maruf Amin berpesan ke pada pendukung mudanya untuk tidak berselisih karena perbedaan di Pilpres 2019. Maruf Amin bersama Jokowi ingin menang tanpa harus mencederai keutuhan bangsa.
"Beda pilihan nggak masalah. Kalau nggak mau milih saya, pilih Jokowi," kata Maruf.
Baca Juga: TKD Polisikan Penyebar Isu Larangan Azan Jika Jokowi - Maruf Amin Menang
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Tak Lakukan Simulasi Jelang Debat dengan Prabowo, Jokowi: Lihat Besok Malam
-
Jokowi: Ingat ke TPS Pakai Baju Putih, Coblos Pakai Baju Putih
-
Sosok Merakyat, PUSAD Klaim Jokowi Unggul 56,8 Persen di Jatim
-
Begini Tata Kelola Pemerintahan Jokowi Jika Menang Pilpres 2019
-
Minggu, Jokowi Lihat Proyek Tol Manado-Bitung Sepanjang 39,9 Kilometer
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
KPK Sita 5 Mobil Mewah dan Bukti Elektronik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT
-
Memperingati International Womens Day 2026, API Serukan Perlawanan atas Penghancuran Tubuh
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tersangka Korupsi Tanpa Kerugian Negara Ibarat Pembunuhan Tanpa Korban!
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya