Suara.com - Akun Twitter milik Anggota Dewan Penasihat BPN Prabowo – Sandiaga Uno, Johannes Suryo Prabowo, diklaim telah diretas.
Klaim peretasan akun bernama @merierteman it3u muncul, setelah mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI tersebut mengunggah video diduga surat suara Pemilu dan Pilpres 2019 untuk WNI di Malaysia sudah tercoblos, Kamis (11/4) kemarin.
Akun Twitter JS Prabowo @merierteman dilaim diretas, Jumat (12/4/2019). Klaim itu muncul ketika akun JS Prabowo menuliskan curahan hati anak semata wayang Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, yakni Ragowo Hedipraseyto alias Didit Prabowo.
Dalam tulisan akun JS Prabowo itu, Didit curhat bahwa Prabowo lebih dekat dengan kucing peliharaannya daripada dirinya.
Pada cuitannya itu, juga turut disertakan foto yang memperlihatkan Prabowo tengah menggendong kucing dan disandingkan dengan foto Didit Prabowo.
"Pada suatu waktu, @di_Hediprasetyo anaknya @prabowo curhat kepada saya bagaimana hubungan dengan ayahnya, sambil menangis Didit mengaku ayahnya lebih dekat dengan kucingnya ketimbang dia sebagai anaknya. Bagaimana Prabowo bisa mengurus negara jika mengurus anaknya saja tidak mau?" tulis akun @merierteman.
Warganet sebelumnya dihebohkan oleh beredarnya video viral surat suara untuk Pilpres 2019 yang telah tercoblos pada gambar Capres nomor urut 01 Jokowi – Maruf Amin di Bandar Baru Bangi, Malaysia.
Tak hanya itu, lembar surat suara untuk caleg Partai Nasdem juga sudah tercoblos. Video ini kali pertama diunggah oleh mantan Kasum TNI JS Prabowo melalui akun Twitter @marerteman.
Dalam video itu tampak beberapa orang menggerebek kios kosong berisi surat suara yang disebut telah tercoblos.
Baca Juga: Busui, Ini Cara Merawat Payudara Agar Produksi ASI Banyak
"Apakah ini yang dimaksud Panglima TNI @tjahjantohadi pihak yang ingin mengacaukan pemilu? Ada kertas suara yang diketahui tercoblos 01 @jokowi dan @nasdem," kata JS Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026
-
Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital
-
Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC
-
Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi
-
Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar