Suara.com - Seorang gadis berinisial ERN, meloncat ke sungai di Kali Jombang, Kelurahan Patemon, Pamekasan, Jawa Timur dan tenggelam.
Diduga ia nekat melakukan hal itu akibat cemburu kepada teman lelakinya, Sabtu (13/4/2019).
Peristiwa tersebut terjadi Sabtu dini hari sekitar pukul 2.15 WIB. Kala itu, teman lelaki ERN justru asyik dengan perempuan lain dan tidak menghiraukan dirinya di sekitar lokasi kejadian.
Hal itu membuat korban tidak terima karena merasa tidak dihargai, hingga akhirnya meloncat ke sungai di Jembatan Gurem, Patemon, Pamekasan.
“Saat melompat sempat muncul ke permukaan, sehingga salah satu tim Tagana yang kebetulan melintas di lokasi kejadian mencoba mengevakuasi korban,” kata Supervisor BPBD Pamekasan Budi Cahyono seperti diwartakan Beritajatim.com.
“Kebetulan saat kejadian, kondisi arus sungai sangat kuat karena hujan yang mengguyur wilayah Pamekasan dan sekitarnya. Terlebih korban justru menghilang di tengah pusaran kuat arus sungai, sehingga petugas Tagana gagal menyelamatkan korban” ungkapnya.
Mendapat laporan tersebut, pihaknya bersama sejumlah tim dari instansi lain mencoba melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
“Proses pencarian masih berlangsung, melibatkan tim BPBD, Tagana, FRPD (Forum Relawan Penanggulangan Bencana), TNI-Polri hingga PMI (Palang Merah Indonesia),” jelasnya.
“Hingga saat ini kami bersama petugas dari instansi lain masih berupaya melakukan pencarian, jalur sungai Kali Jombang terus kami sisir dimulai dari lokasi pertama korban terjun ke sungai.”
Baca Juga: TKN Jokowi Nilai Ustaz Somad Dukung Prabowo Pilihan Demokratis
Berita Terkait
-
Teriak Jokowi, Pria Tewas Bunuh Diri Diduga Tinggalkan Wasiat, Ini Isinya?
-
Lelaki yang Panjat Cerobong dan Teriak Jokowi di Pulogadung Tewas
-
Pria yang Panjat Cerobong Pabrik Sembari Teriak Nama Jokowi Nekat Loncat
-
Heboh Video Diduga Kapolsek Pamekasan Arahkan Warga Dukung Jokowi-Maruf
-
Komputer Dimatikan Ayah saat Main League of Legends, Bocah Bunuh Diri
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara