Suara.com - Sebanyak 6 lembaga survei yang melakukan hitung cepat perolehan suara Pilpres 2019 menunjukkan Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi - Maruf Amin, sementara unggul atas Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Quick count Litbang Kompas misalnya, menunjukkan Jokowi - Maruf Amin sementara meraup 55,37 persen suara.
Sementara Prabowo - Sandiaga baru meraup 44,63 persen suara. Kekinian, sampel suara yang masuk ke Litbang Kompas mencapai 38 persen suara.
Hasil hitung cepat lembaga survei Indo Barometer menunjukkan, 54,22 persen dari 49,03 persen suara yang masuk adalah pemilih Jokowi - Maruf Amin.
Sementara persentase pemilih Prabowo - Sandiaga versi hitung cepat Indo Barometer baru 44,62 persen.
Charta Politika merilis hasil hitung cepat bahwa 54,22 persen suara pemilih dari 49,3 persen sampel suara yang masuk adalah pemilih Jokowi - Maruf Amin. Sementara 45,78 persen sisanya memilih Prabowo - Sandiaga Uno.
Poltracking Indonesia merilis hasil hitung cepat yakni 56,36 persen suara untuk Jokowi - Maruf Amin. Sedangkan 43,64 persen diperoleh Prabowo - Sandiaga. Total sampel suara yang masuk ke Poltracking Indonesia sementara ini adalah 53,25 persen.
Selanjutnya Indikator Politik Indonesia merilis angka 55,97 persen suara pemilih diambil Jokowi - Maruf Amin. Sedangkan Prabowo - Sandiaga mendapat 44,03 persen dari sampel yang masuk kekinian 45,40 persen.
Sedangkan berdasarkan SMRC, dari 66,30 persen sampel suara yang masuk, 54,98 persen di antaranya diraup Jokowi - Maruf Amin.
Baca Juga: Ngeri! Prabowo - Sandiaga Dapat 0 Suara di 6 TPS Boyolali
Prabowo - Sandiaga, berdasarkan hitung cepat SMRC baru mendapat 44,74 persen suara.
Ogah Deklarasi Menang
Jokowi sendiri menegaskan belum mau mendeklarasikan kemenangan, walau berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga survei menyatakan dia dan Cawapres Maruf Amin menang.
Jokowi berujar, kubunya masih ingin menunggu hasil perhitungan resmi yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Indikasi exit poll dan juga quick count sudah kita lihat semuanya, tapi kita harus bersabar menunggu. Menunggu perhitungan dari KPU secara resmi," kata Jokowi di Djakarta Theater.
Berita Terkait
-
Hitung Cepat Charta Politika: Jokowi Unggul dari Prabowo 54,51 Persen
-
Quick Count Litbang Kompas: Jokowi - Ma'ruf Unggul 55,37 Persen
-
Jokowi - Ma'ruf Amin Menang Telak di 2 TPS Markas FPI
-
Prabowo Menang Telak di TPS Tempat Tinggalnya, Jokowi Cuma Dapat 6 Suara
-
Wawali Kota Bandung: Pencoblosan di TPS Sukamiskin Aman dan Lancar
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK