Suara.com - Pascapencoblosan Pemilu 2019, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengeluarkan rekomendasi. Hal tersebut merujuk pada temuan kecurangan yang BPN temukan saat pemungutan suara di lapangan.
Terkait klaim adanya kecurangan itu, adik kandung Capres Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo mengklaim telah menyerahkan telah menemui komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Sudah bertemu dengan pimpinan Bawaslu tadi malam dan siang ini, saat ini sudah bertemu dengan pimpinan KPU untuk menindaklanjuti surat ini,” kata Hashim di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4/2019).
Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo - Sandiaga itu mengaku sangat menghargai kerja keras para penyelenggara pemilu baik dari KPU dan Bawaslu. Dia juga menyakini jika kedua lembaga tersebut diisi oleh orang-orang yang bertanggung jawab.
“Serta demikian tetap menjunjung tinggi sumpah jabatannya dalam rangka menegakkan demokrasi Indonesia,” jelasnya
Dia pun berharap agar lembaga penyelenggara Pemilu untuk menciptakan suasana jujur dan adil.
“Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi meminta kepada KPU dan Bawaslu untuk mengambil langkah-langkah tegas untuk menciptakan pemilihan umum yang benar-benar jujur dan adil," tandasnya.
Berita Terkait
-
Diduga Tambah Suara Jokowi, Kubu Prabowo Laporkan KPU ke Bawaslu DKI
-
Jokowi Utus Luhut Panjaitan Temui Prabowo di Kertanegara
-
Pesan Jokowi: Kembali ke Kehidupan Sehari-hari, Kerja Keras Bangun Negeri
-
DKPP Segera Sidangkan Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia
-
TKN: Kami Harap Prabowo Legawa Terima Kekalahan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan