Suara.com - Hasil Pemilu 2019 di Kota Bekasi, Jawa Barat masih dalam proses perhitungan. Dari total 6.720 TPS di Kota Bekasi, 5 di antaranya akan melangsungkan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) pada, Minggu hari ini.
Lima TPS itu berada di dua wilayah Kota Bekasi. Di Bekasi Utara terdapat 4 TPS yang menjalani PSL yaitu, TPS 224, 225, 227, 242. Sementara dua TPS lainnya berada di wilayah Bekasi Timur yaitu, TPS 166.
Hasil rekapitulasi perhitungan suara sementara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Kota Bekasi menunjukkan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul atas pasangan nomor urut 01.
Bahkan, pasangan Capres dan Cawapres yang diusung Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera serta Partai Demokrat itu unggul di 11 dari total 12 kecamatan di Kota Bekasi. Sementara Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin hanya unggul di satu kecamatan.
Hasil rekapitulasi perhitungan suara sementara yang diterima suara.com, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 676,180 suara dari 1,659,420 jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sementara pasangan Jokowi-Maruf Amin memperoleh 555,152 suara.
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul di 11 kecamatan yaitu, Kecamatan Bekasi Barat, Kecamatan Bekasi Selatan, Kecamatan Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Utara, Kecamatan Medan Satria, Kecamatan Pondok Gede, Kecamatan Jatisampurna, Kecamatan Jatiasih, Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Bantar Gebang dan Kecamatan Mustikajaya.
Sementara Jokowi - Ma'ruf Amin cuma unggul di Kecamatan Pondok Melati. Di sini, Jokowi - Ma'ruf Amin memperoleh 30.444 suara. Sementara Prabowo - Sandiaga mendapat 28.916 suara.
Sementara pemilih yang tidak memberikan hak suaranya dalam Pemilu 2019 di Kota Bekasi tercatat mencapai 374,891 orang dari jumlah DPT.
Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni mengatakan, hasil rekapitulasi perhitungan sementara belum final. Sebabnya, KPU Kota Bekasi masih menunggu proses PSL di 5 TPS Kota Bekasi yang akan digelar Minggu hari ini.
Baca Juga: Hasil Real Count KPU Minggu Pagi: Jokowi 54,28% - Prabowo 45,72%
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Tag
Berita Terkait
-
Jaga TPS, Polisi Ini Jadi Bahan Godaan Bocah-bocah
-
Hasil Real Count KPU Minggu Pagi: Jokowi 54,28% - Prabowo 45,72%
-
Gangguan Pemilih Siluman, 8 TPS di Bantul Terancam Nyoblos Ulang
-
Tak Pikirkan Honor, Kisah WNI di China 36 Jam Kerja Nonsetop Demi Pemilu
-
Anggota Polri Gugur Selama Pemilu Dianugerahi Kenaikan Pangkat
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan