Suara.com - Seorang nenek menjadi viral setelah video saat ia ditanyai tentang calon presiden pilihannya diunggah ke media sosial. Jawaban kocak nenek itu membuat warganet terhibur.
Video tersebut diunggah ke Twitter oleh pengguna akun @kirekswasta, Sabtu (20/4/2019). Pada unggahannya, ia hanya menyertakan deretan emoji tertawa.
Dalam video itu si nenek ditanyai oleh perempuan di balik kamera, siapa capres yang ia pilih. Keduanya terdengar berbicara dalam bahasa Madura.
"Mbah, presiden pilih nomor berempa (berapa, -red)?" tanya perempuan yang mengarahkan kamera ponsel pada si nenek.
"Nomor duwe (dua, -red)," jawab si nenek.
Ia pun diminta menyebutkan nama capres nomor urut 02 itu, dan jawabannya di luar dugaan.
"Sapa nyamana (siapa namanya, -red)?" tanya perempuan di balik kamera lagi.
"Praboro," kata si nenek, dua kali salah menyebutkan nama Prabowo setelah diberi pertanyaan yang sama lagi.
Kemudian perempuan yang berbicara dengannya bertanya lagi, "Mon nomor setong sapa nyamana (kalau nomor satu siapa namanya, -red)?"
Baca Juga: Gali Pondasi Turap, Pekerja Galian Tewas Tertimbun Longsor di Bogor
Lagi-lagi, si nenek salah menyebut nama sang capres. Meski telah bertanya pada wanita seorang yang duduk agak jauh darinya, ia tetap tak melafalkan nama Jokowi dengan benar.
"Crokrori. Crorori. Crokori," jawabnya sambil tertawa ragu.
Perempuan yang merekam pun makin menjahili si nenek, sehingga makin tak bisa menahan tawa pula, mendengar wanita yang sudah lansia itu masih salah sebut nama Jokowi dan Prabowo.
Tak hanya dirinya, warganet pun dibuat tertawa pula oleh jawaban kocah si nenek. Ada pula yang menimpali dengan komentar jenaka.
"Ngakak mau ngompol," tulis @riskimlestari.
"Kayaknya mbah ini tadinya cadel, terus baru sembuh. Lagi seneng-senengnya ngomong R," komentar @Taufik_Hey.
Tag
Berita Terkait
-
Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban
-
Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027, Kebutuhan Sertifikasi Internasional Ikut Meningkat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT