Suara.com - Moda Raya Terpadu atau MRT akan menerapkan kebijakan khusus selama Bulan Ramadan di semua stasiun MRT. Penumpang MRT diperbolehkan untuk makan dan minum di dalam kereta dan stasiun saat waktu berbuka puasa.
Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Muhammad Effendi mengatakan peraturan ini hanya berlaku pada 6 Mei hingga 16 Juni 2019.
"Selama bulan Ramadan dimulai tanggal 6 Mei - 16 Juni 2019 penumpang diperbolehkan untuk makan kurma atau takjil dan minum air putih di dalam kereta ketika waktu buka puasa," kata Effendi di Hotel Neo, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).
Effendi menambahkan pihak MRT juga akan menyediakan peta informasi khusus selama bulan ramadan terkait lokasi masjid terdekat denga stasiun untuk mengatasi keterbatasan musala.
"Karena musala di stasun terbatas, mereka akan diinformasikan bahwa ada masjid di sekitar stasiun untuk menunaikan salat Magrib, 30 menit sebelum azan akan di-announce kalau untuk bersiap untuk adzan maghrib sholat dan berbuka puasa," jelasnya.
Meski begitu, ia berpesan bagi penumpang MRT untuk tetap meningkatkan kesadaran diri untuk menjaga kebersihan MRT dengan membawa sampah makanan dan minuman ke luar area stasiun MRT.
Berita Terkait
-
Wacana Temui Ma'ruf saat Ramadan, Sandiaga: Bulan Puasa Penuh Pengampunan
-
Tiga Hidangan Berbuka Puasa yang Selalu Dikangenin saat Ramadan
-
Budaya Masyarakat Jakarta Naik MRT Lebih Positif, Kenapa?
-
Lihat Jokowi Diri di MRT, Chacha: Masyallah Presiden Gentlemen Banget Lho
-
Viral! Kecelakaan Maut Korban Terjatuh Disamping Truk, Lihat yang Tercecer
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK
-
KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang
-
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya
-
Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang
-
Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes
-
Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI
-
Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL
-
Masih Bekerja Tapi Ingin Cairkan JHT? Ini Syarat Berkas Pencairan BPJS Ketenagakerjaan
-
Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari