Suara.com - Pergerakan data real count Pilpres 2019 yang sudah masuk ke Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 12.00 WIB telah mencapai 66.69 persen.
Berdasarkan hasil Situng KPU, perolehan suara pasangan Capres - Cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno masih berada di bawah rivalnya, pasangan petahana nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin.
Dilansir dari laman kpu.go.id, Jokowi - Ma'ruf telah mengantongi 57.488.233 atau 56,18 persen suara. Sedangkan, Prabowo - Sandiaga meraup 44.834.369 atau 43,82 persen suara.
Perolehan suara kedua pasangan kandidat itu berdasarkan jumlah sementara data masuk 542.685 dari 813.350 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dalam dan di luar negeri. Dari hasil sementara itu, Jokowi lebih unggul dari Prabowo dengan selisih 12,6 juta.
Memasuki hari ke 18 pasca pemilu 17 April lalu, tercatat Provinsi Bengkulu yang dalam penghitungan real count-nya mencapai 100 persen. Sedangkan, penghitungan yang sudah mencapai angka 90 persen masih belum berubah, yakni Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.
Sedangkan untuk provinsi yang belum mencapai 20 persen adalah Papua dan Papua Barat.
Dalam disklaimer-nya, KPU menyatakan data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.
Berita Terkait
-
Ditaklukan Prabowo, Timses: Kita Sudah Prediksi Jokowi Kalah di Sampang
-
Jelang Puasa Ramadan, Jokowi Unggul 12,44 Juta Suara dari Prabowo
-
Jokowi Sapu Bersih Semua Kecamatan di Jombang, Saksi Prabowo Mengakui
-
Real Count KPU Sabtu Pagi: Jokowi 56,11% - Prabowo 43,89%
-
Rayuan Infrastruktur Tak Mempan, Suara Jokowi Ambles di Sukabumi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!