Suara.com - Nama Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin disebut Tim Biro Hukum KPK, dalam persidangan praperadilan mantan Ketua PPP Romahurmuziy di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2019).
Dalam persidangan itu, Tim Biro Hukum KPK menyebut Menag Lukman Hakim menerima uang Rp 10 juta dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin yang sudah ditetapkan sebagai tersangka suap jual beli jabatan.
Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, pemimpin lembaga antirasywah menunggu laporan dari Tim Biro Hukum.
"Saya tunggu laporan dulu. Pokoknya apa pun yang ada di dalam sidang itu, pasti penyidik akan mengejar. Tapi apakah itu benar atau tidak, sampai sekarang laporan belum masuk," ujar Basaria di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2019).
Dalam persidangan, Tim Biro Hukum KPK mengungkapkan Menag Lukman mendapatkan uang Rp 10 juta yang diberikan oleh Harris di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jatim, tanggal 9 Maret 2019.
Uang tersebut diberikan sebagai kompensasi atas terpilihnya Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Haris sendiri dilantik oleh Menag Lukman tanggal 5 Mareet 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program
-
Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN
-
Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah
-
Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar
-
Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini
-
Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja