Suara.com - Seorang pemuda berinisial ZA (33) tampaknya tak kapok berada di penjara. ZA kembali ditangkap polisi karena terlibat dalam kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu pada Kamis (9/5/2019).
Saat dibekuk, residivis kambuhan sempat menggigit putih aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara yang melakukan penyamaran sebagai pembeli narkoba.
"Setelah mendapat informasi tersangka kerap mengedarkan sabu di kawasan Cot Girek, anggota kita melakukan penyelidikan. Salah satu anggota kita menyamar sebagai pembeli dan memesan sabu dari tersangka, hingga disepakatilah transaksi dilakukan di kawasan KM XII," kata Kasat Reserse Narkoba AKP Ildani Ilyas kepada Portalsatu.com--jaringan Suara.com, kemarin.
Menurut Ildani, saat tersangka memperlihatkan sabu tersebut, petugas langsung melakukan penangkapan.
"Saat ditangkap, tersangka sempat menggigit puting anggota kita (polisi) yang menyamar sebagai pembeli, hingga berbekas," kata dia.
Dari tangan tersangka, polisi pun menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 2,05 gram, sebuah timbangan digital dan handphone.
"Tersangka ZA itu merupakan residivis kasus yang sama, sebelumnya sempat dihukum 4 tahun penjara, bahkan baru bebas tahun 2017 lalu," katanya.
Berita Terkait
-
Bukan Tobat Malah Jadi Bandar, Ari Dibekuk Bawa Sabu di Depan Markas TNI
-
Kejebak Rayuan Pesta Sabu Bareng Salsa, Nurul Malah Meringkuk di Penjara
-
Caleg Gerindra Nyabu di Hotel, KPU Tunggu Putusan Inkrah
-
Gadis Belia Kejang-kejang Usai Dicekoki Sabu dan Dicabuli di Rumah Kosong
-
Biar Kuat Layani Tamunya Minum, Rara Isap Sabu-sabu
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia