Suara.com - Bareskrim Polri mengirimkan surat panggilan kedua kepada pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga, Lieus Sungkharisma untuk dimintai keterangannya sebagai saksi atas kasus dugaan makar. Lieus menyebut tidak akan memenuhi panggilan tersebut.
"Ya, (saya) berani enggak datang," kata Lieus kepada Suara.com, Selasa (14/5/2019).
Lieus mengatakan jika dirinya tiga kali mangkir maka penyidik akan melayangkan surat pemanggilan paksa atau jemput paksa.
"Saya balik tanya tuh. Kalau enggak datang kan dijemput. Betul enggak? Berapa kali tuh? Tiga. Ih serem," kata dia.
Untuk diketahui, Lieus seharusnya menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada hari ini. Namun Bareskrim Polri menyatakan bahwa Lieus mangkir tanpa memberikan konfirmasi.
"Ya (mangkir). Hari ini tidak ada keterangan resmi baik dari yang bersangkutan maupun pihak pengacara," kata Dedi di Kantor Humas Mabes Polri.
Bareskrim Polri kemudian melayangkan surat panggilan kedua untuk Lieus agar bisa hadir dalam penyidikan yang dijadwalkan pada Jumat (17/5/2019) mendatang.
Terkait ketidak hadirannya kali ini, Lieus mengatakan tengah mencari pengacara untuk mendampinginya.
"Lagi cari pengacara ini. Ancaman hukuman 20 tahun sampai dengan seumur hidup," ujar Lieus.
Baca Juga: Penuhi Panggilan Bareskrim, Kivlan Zein: Saksi Kasus Makar
Berita Terkait
-
Cari Pertolongan, Lieus Sungkharisma Akan Temui Yusril Rabu Esok
-
Mangkir Dipanggil Polisi, Politikus Gerindra Akan Kembali Dipanggil 17 Mei
-
Lieus Sungkharisma Mangkir, Bareskrim Polri Kirim Surat Panggilan Kedua
-
Mangkir dari Panggilan Polisi, Lieus: Lagi Cari Pengacara, Ancaman 20 Tahun
-
Dipanggil Bareskrim Polri, Politikus Gerindra Bingung Terkait Kasus Mana
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!