Suara.com - Memasuki hari ketujuh proses rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin masih unggul dari pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Jokowi masih unggul meski kalah telak dalam perolehan suara di provinsi Jawa Barat.
Hal itu diketahui berdasar data 27 provinsi hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional yang telah disahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) hingga Kamis (16/5/2019) hari ini.
Daftar 27 provinsi yang telah dilakukan rekapitulasi suara tingkat nasional dan dinyatakan sah oleh KPU RI, yakni provinsi Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sulawesi Barat, Lampung, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Jambi, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Bisa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jawa Tengah, Sumatera Barat, Kepulauan Riau (Kepri), Banten, Nusa Tenggara Barat (NTB), Aceh dan Jawa Barat.
Hasilnya Jokowi unggul pada 16 provinsi, yakni Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Kalimantan Barat, DIY, Sulawesi Barat, Lampung, dan Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah dan Kepri dengan total perolehan suara 70.324.295.
Sedangkan, Prabowo unggul di 11 provinsi, yakni Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Sultra, Sumatera Barat, Banten, NTB, Aceh, dan Jawa Barat dengan total perolehan suara 56.170.866. Terhitung selisih perolehan suara keduanya mencapai 14.153.429.
Berikut rincian perolehan suara Pilpres di 27 provinsi hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional yang telah disahkan KPU RI sejak 10 Mei hingga 16 Mei 2019;
Pilpres
Jumat, 10/05/2019
1.Provinsi Bali
Paslon 01: 2.351.057
Paslon 02: 213.415
Baca Juga: Rekapitulasi Pileg Tingkat Nasional Provinsi Jabar, Fadli Zon Tertinggi
2.Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Paslon 01: 495.729
Paslon 02: 288.235
Sabtu, 11/05/2019
3.Provinsi Kalimantan Utara
Paslon 01: 248.239
Paslon 02: 106.162
4.Provinsi Kalimantan Tengah
Paslon 01: 830.948 suara.
Paslon 02: 537.138 suara.
5.Provinsi Gorontalo
Paslon 01: 369.803.
Paslon 02: 345.129.
Minggu, 12/05/2019
Berita Terkait
-
Rekapitulasi Pileg Tingkat Nasional Provinsi Jabar, Fadli Zon Tertinggi
-
Penyebab Keterlambatan Rekapitulasi Belum Diinvestigasi Bawaslu Papua
-
Jokowi Unggul di 16 Provinsi, Prabowo Tertinggal 19,4 Juta Suara
-
Suara Prabowo Mendominasi, Jokowi Keok di NTB dan Aceh
-
Hasil Rekapitulasi Suara Nasional: Jateng Tetap Jadi Kandang Banteng
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel