Suara.com - Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini dengan Ikan Nila Bakar Sambal Matah
Jadwal buka puasa untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya 18 Ramadan 1440 hijriah, Selasa (23/5/2019) pukul 17.47 WIB. Jadwal buka puasa ini berdasarkan jadwal imsakiyah dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Adapun doa yang bisa dipanjatkan saat berbuka puasa seperti berikut:
"Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'ala rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarrohimin".
Artinya: "Ya Allah, karenaMu aku berpuasa, dengamU aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmatMu wahai Allah Tuhan Maha Pengasih".
Setelah membaca doa berbuka puasa, dianjurkan untuk segera membatalkan puasa. Kalian bisa memulainya dengan meminum air putih terlenbih dahulu dan memakan buah kurma.
Resep Ikan Nila Bakar Sambal Matah untuk Berbuka Puasa
Para ahli gizi banyak merekomendasikan ikan sebagai menu sahur dan berbuka. Selain mudah diolah, juga kaya akan sumber nutrisi yang baik untuk tubuh yang mudah dicerna oleh tubuh kita.
Namun, pengolahan ikan menjadi berbagai pilihan menu, membutuhkan jenis ikan yang tepat. Sebut saja ikan Bandeng yang paling enak kalau digoreng. Sementara Anda yang menyukai menu bakar, ikan kue adalah pilihan yang paling pas.
Baca Juga: Resep Ikan Nila Bakar Sambal Matah untuk Berbuka Puasa
Hanya beberapa jenis ikan tetap lezat saat diolah menjadi berbagai macam menu. Salah satunya adalah ikan Tilapia atau juga dikenal dengan sebutan ikan nila. Tidak hanya mudah diperoleh, ikan nila juga mudah dimasak, tinggi protein dan rendah lemak.
Nila sebenarnya adalah nama umum untuk menyebut ratusan spesies ikan cichlid dari suku tilapiine cichlid. Di Indonesia, selain bisa ditemukan di alam liar, ikan tilapia juga termasuk komoditas perikanan yang banyak dibudidayakan di danau dan waduk air jernih.
Nah berikut resep membuat Ikan Nila Fillet Bakar Sambal Matah mengutip siaran pers Regal Springs Indonesia yang diterima Suara.com, Kamis (23/5/2019).
Bahan:
6 potong Fillet Ikan Nila
1 buah jeruk nipis
Tag
Berita Terkait
-
Manis Hingga Gurih, Ini 4 Menu Takjil Lezat dari Berbagai Negara
-
Nafsu Makan Terlalu Tinggi Saat Buka Puasa? Ini Tips Menurunkannya
-
Indahnya Ramadan, Dompet Dhuafa Berbagi Bersama Warga di Pulau Pari
-
Jadwal Buka Puasa Bogor Hari Ini dengan Kuliner Bangka Belitung
-
Jadwal Buka Puasa Depok Hari Ini dengan Kuliner Bangka Belitung
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi