Suara.com - Imam salat Jumat di kota Kazeroun, provinsi Fars, Iran Selatan, ditikam hingga tewas, seperti diumumkan polisi di kota itu hari Rabu (29/5) waktu setempat.
Kantor berita IRGC Fars, yang dikelola Korps Garda Revolusi Islam, mengutip wakil kepala polisi provinsi untuk urusan sosial, Kolonel Kavous Mohammadi mengatakan, "Mohammad Khorsand ditikam satu jam lalu di depan kediamannya. Dia dibawa ke rumah sakit kota tetapi meninggal karena luka yang dalam," demikian dikutip dari VOA, Kamis (30/5/2019).
Ulama itu kembali dari upacara keagamaan pada pukul 3.30 Rabu pagi waktu setempat ketika dia diserang. Kolonel Mohammadi menambahkan, "Penyerang telah dikenali, dan pasukan keamanan mencarinya."
Setelah itu media lokal melaporkan bahwa si pembunuh, seorang pria berusia 47 tahun ditangkap di "tempat persembunyiannya".
Belum ada berita tentang motif di balik serangan mematikan itu. Kazeroun adalah tempat protes besar-besaran dan bentrokan antara warga dan pasukan keamanan pada 16-17 Mei 2018.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT