Di tempat yang lain, tokoh Muslim Ustadz Khairullah mengatakan tolerensi umat beragama sudah menjadi tradisi turun temurun warga setempat. Bahkan orangtua Khairullah sudah berpesan untuk tetap menjaga sikap toleransi di lingkungannya.
"Jaga kerukunan yang sudah lama. Saya sangat mendukung tradisi ini dan tetap harus dijaga kekompakan warga," ucap Khairullah.
Tak hanya itu, ia mengatakan kebersamaan antara warga non muslim dengan umat Islam di gang Eka Dharma juga terjalin saat ucapara bendera 17 Agustus yang sudah berlangsung sejak tahun 1980an.
Saat upacara bendera kata Khairullah, Ketua RT dalam pidatonya, mengajak warga untuk tetap saling menjaga kerukunan umat beragama yang sudah dibangun sejak lama.
"Pada saat upacara bendera itu pun yang mengatakan bu RT mengajak warganya untuk menjaga kerukunan yang sudah lama dibina," kata Khairullah.
Melihat kekompakan dan kerukunan warga di gang Eka Dharma, Khairullah mengaku senang bisa tinggal di lingkungan yang memiliki toleransi yang tinggi.
"Saya senang tinggal di situ. Karena tingkat toleransinya tinggi sampai terdengar ke RT lain ataupun sampai ke kecamatan," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi