Suara.com - Pangeran Harry dikabarkan sengaja menjauh ketika Presiden AS Donald Trump mengunjungi para bangsawan Inggris pada Senin (3/6/2019) kemarin.
Pada hari pertama kunjungan kenegaraannya di Inggris, Donald Trump dan istrinya, Melania Trump, diajak melihat-lihat artefak di Buckingham Palace Picture Gallery.
Saat itu, diberitakan Daily Mirror, Selasa (4/6/2019), Pangeran Harry tampak canggung dan melakukan segala hal agar bisa menghindari sang pemimpin AS. Dalam sejumlah foto, ia terlihat berdiri di belakang ruangan dengan raut wajah tak santai.
"Pangeran Harry jelas tampak menjaga jarak dari Presiden dan Ibu Negara saat berjalan-jalan di ruang koleksi kerajaan," kata seorang saksi di galeri.
"Dia tak beranjak dari belakang ruangan sepanjang waktu, terlihat tak nyaman dengan mengayun-ayunkan badan ditumpu tumit, tampak sangat bosan," tambahnya.
Terkait hal itu, ajudan istana menegaskan bahwa pemandangan tersebut bukan prosedur yang terstruktur.
Meghan Markle sendiri tak menemani sang suami dalam pertemuan tersebut. Sebab, dia baru saja melahirkan anak pertamanya dengan Pangeran Harry, Archie, empat minggu lalu.
Sebelumnya, Donald Trump dan Meghan Markle telah dikenal khalayak luas memiliki hubungan yang renggang.
Donald Trump pernah menyebut Meghan Markle 'kejam' karena ia dianggap Meghan Markle 'memecah belah' dan 'misoginis' selama kampanye pilpres pada 2016 silam.
Baca Juga: Ingin Jadi Sosialita Inggris, Meghan Markle Rupanya Pernah Sewa Staf Khusus
Berita Terkait
-
Kunjungi Inggris, Melania Trump Hormati Putri Diana dengan Cara Ini...
-
Presiden Trump dan First Lady Ucapkan Selamat Idul Fitri
-
Dikabarkan Bertemu dengan Bayi Archie, Priyanka: Cerita Ini Tidak Benar
-
Duh, Ayah Meghan Markle Protes Serial 'Becoming Royal'
-
Meghan Markle Tak Akan Dampingi Pangeran Harry Sambut Donald Trump
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin