Adrianus pun bertanya kepada Suwirjo, ada berapa tahanan yang berada di Kejagung.
"Disini ada 7 tahanan. 1 lagi diantarkan ke rumah sakit," jawab Suwirjo
Selanjutya Adrianus pun menanyakan bagaimana perlakuan kepada tahanan Kejagung, yang di mana memang terkait kasus-kasus besar korupsi. Apakah ada perlakuan khusus terhadap tahanan tersebut.
Suwirjo pun menjawab bahwa dalam penanganan tahanan di Kejagung sudah sesuai Standar Operasional Prosedur yang dikeluarkan Kemenkumham.
Suwirjo pun menyebut untuk makanan setiap tahanan diberikan setiap harinya selama tiga kali. Itupun dengan sesuai biaya Rp 15 ribu.
"Tahanan itu kami siapkan makanan 3 kali sehari. Itu dengan biaya memang Rp15 ribu," kata Suwirjo
Adrianus pun menanyakan apakah ada tahanan yang menerima makanan dari luar ataupun yang tak sesuai dengan para tahanan lain.
"Tidak, itu sudah SOP kami, tahanantak bisa terima makanan dari luar," ucap Suwirjo.
Adrianus pun melihat dari depan pintu sel tahanan, memang kondisi terlihat bagus dan bersih. Di mana untuk ruang tunggu pengunjung disediakan AC.
Baca Juga: Sidak Depo Pertamina, Ombudsman Geram Tak Ada Petugas Jaga
Namun, untuk di dalam sel tahanan hanya disediakan kipas angin.
Untuk diketahui, adapun dari 7 tahanan yang dimiliki kejagung, salah satunya merupakan mantan Direktur Utama PT Pertamina Galiela Karen yang dijerat dalam kasus korupsi.
Adapun sidak dilakukan Ombudsman RI, sedang melakukan giat pelayanan fasilitas publik ketika cuti lebaran 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi