Suara.com - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupayen Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta akan mulai menerapkan pendaftaran online Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPBD 2019 untuk tingkat sekolah dasar secara online. Meski ini baru tahap percobaan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunung Kidul Bahron Rasyid mengatakan kebijakan ini diterapkan pendataan jumlah siswa didik secara berjenjang dari Paud hingga SMP.
"Tahap uji coba, pendaftaran online tingkat SD akan dimulai tahun ini. Dengan penerapan pendaftaran ini, orang tua tidak perlu khawatir karena di setiap sekolah ada petugas yang membantu dalam proses pendaftaran," kata Bahron di Gunung Kidul, Selasa (18/6/2019).
Orang tua tetap bisa mengisi formulir secara offline. Selanjutnya petugas data pokok pendidikan (dapodik) akan mengisi formulir pendaftaran secara dalam jaringan (daring) atau online. Pendaftaran ini bagian dari upaya Disdikpora untuk mendata kepastian jumlah siswa sejak awal masuk sekolah.
Rencananya pendaftaran untuk tingkat SD dilakanakan selama dua hari pada 24-25 Juni mendatang. Adapun pengumuman penerimaan dilakukan pada 27 Juni.
"Pendaftaran secara online ini mempermudah dalam pendataan. Selain itu, prosesnya juga mudah. Bagi orang tua siswa yang kesulitan pada saat pendaftaran, akan ada petugas yang membantu,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 2 Wonosari Eko Pramono mengatakan pihaknya tidak melakukan persiapan khusus untuk pendaftaran siswa SD secara online. Persiapan seperti tahun-tahun sebelumnya sehingga proses dilaksanakan sesuai dengan jadwal pendaftaran.
"Kami sudah menyiapkan petugas khusus untuk membantu dalam proses pendaftaran. Kami juga tetap menyediakan formulir pendaftaran online dan juga menyiapkan panduan bagi masyarakat yang mempertanyakan terkait dengan pendaftaran online," katanya. (Antara)
Baca Juga: PPDB 2019 Dimulai, Disdik DKI Jakarta: Semua Sekolah Harus Favorit
Berita Terkait
-
PPDB 2019 Dimulai, Disdik DKI Jakarta: Semua Sekolah Harus Favorit
-
Cara Gubernur Jateng 'Akali' Aturan PPDB 2019
-
Dinilai Tak Adil, PPDB Berbasis Zonasi Menuai Banyak Protes
-
Dinilai Persulit Siswa Berprestasi, Gubernur Jateng Terobos Aturan Zonasi
-
SKTM Dihapus, Kini Muncul Modus Baru Demi Masuk Sekolah Favorit
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK