Suara.com - Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan sidang sengketa Pilpres 2019 pada Kamis (20/6/2019) pukul 13.00 WIB. Setelah sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan tim hukum Prabowo - Sandiaga berlangsung hampir 20 jam.
Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihak pemohon itu berlangsung sejak Rabu (18/6/2019) pagi pukul 09.00 WIB. Sidang baru selesai pada Kamis (2/6/2019) dini hari sekitar pukul 04.55 WIB.
Di mana total ada 14 saksi dan 2 ahli yang dihadirkan tim hukum Prabowo - Sandiaga yang memberikan keterangan dalam persidangan tersebut.
Ketua Majelis Hakim MK, Anwar Usman pun menutup sidang, dan memutuskan sidang akan dilanjutkan hari ini pukul 13.00 WIB.
"Sudah, jadi pukul 13.00 WIB. Dengan demikian sidang selesai dan ditutup," kata Anwar menutup jalannya sidang di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019) dini hari.
Sidang yang akan digelar pada siang nanti beragendakan mendengarkan keterangan saksi dan ahli yang akan dihadirkan tim hukum dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI selaku pihak termohon.
Hakim Anwar meminta tim hukum KPU untuk menyiapkan saksi agar persidangan bisa berjalan lebih cepat dan efisien.
"Cluster tolong disiapkan, ya termohon. Kalau jumlah lima belas saksi fakta dan dua saksi ahli. Bisa diperiksa lima masing-masing," kata hakim Anwar.
Baca Juga: Saksi Ungkap TKN Sengaja Identikan Prabowo - Sandi dengan Radikalisme
Tag
Berita Terkait
-
Saksi Ungkap TKN Sengaja Identikan Prabowo - Sandi dengan Radikalisme
-
Saksi Prabowo Cerita Kotak Suara Dibongkar di Dalam Gereja
-
Saksi Prabowo Bongkar Pelatihan Moeldoko, Kecurangan Bagian dari Demokrasi
-
Saksi Prabowo Ungkap Pengarahan Pro Jokowi Melalui Cuitan Twitter
-
Rahmadsyah, Saksi Prabowo Ternyata Berstatus Terdakwa dan Tahanan Kota
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan