Suara.com - Sebanyak 12 liang lahat telah disiapkan untuk para korban kebakaran pabrik korek api (mancis) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Dari 30 korban tewas, 7 jenazah sudah dimakamkan.
Mereka akan di lokasi perkuburan muslim di Desa Sambirejo, Minggu (23/6), menunjukkan ke-12 liang lahat yang juga dapat digunakan sebagai lokasi perkuburan massal itu sudah selesai digali.
Ke-12 liat lahat tersebut besusun berdampingan satu sama lainnya.
Sebelumnya tujuh jenazah korban sudah dikebumikan oleh pihak keluarga di pemakaman umum yang ada di kawasan itu.
"Sudah dikebumikan di pemakaman umum setempat," kata petugas Badan penanggulangan Bencana Daerah Langkat, Sugiono, di Sambirejo, Minggu (23/6).
Pemakanan yang dilakukan pada Sabtu (22/6/2019) malam hari, setelah ketujuh jenazah diberangkatkan dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Utara menuju ke Desa Sambirejo Kecamatan Binjai.
Sebelumnya di Sambirejo petugas sudah mempersiapkan tujuh lubang untuk pemakanan para korban yang sudah teridentifikasi, yakni Syaifa Oktaviana (9), Sahmayanti (22), Rina (15), Bisma Syahputra (3), Runisa Syaqila (2), Vinkza Parisyah (10) dan Zuan Ramadhan (6). (Antara)
Berita Terkait
-
Bantal Kecil Vinkza dan Syaqila, Anak Korban Kebakaran Pabrik Korek Api
-
Kebakaran Pabrik Korek Api 30 Orang Tewas, Pengusaha Jakarta Ditahan
-
Kebakaran Pabrik Korek Api, 3 Orang Jadi Tersangka Sebabkan 30 Orang Tewas
-
7 Jenazah Terpanggang Kebakaran Pabrik Korek Api Dimakamkan
-
Kebakaran Pabrik Korek Api Tewaskan 30 Orang, Tiga Tersangka Ditangkap
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat