Suara.com - Gunung Merapi kembali bergolak dengan meluncurkan lava piat ke Kali Gendol. Lava pijar meluncur ke arah hulu Kali Gendol, Senin (24/6/2019).
Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya menyebutkan dua guguran lava yang terpantau melalui CCTV pada periode pengamatan pukul 00.00 WIB - 06:00 WIB itu memiliki jarak luncur 600 hingga 800 meter.
Selain guguran lava, selama periode itu BPPTKG juga merekam 6 gempa guguran dengan amplitudo 8-30 mm dan durasi 42.36 - 83.4 detik, 1 kali gempa embusan dengan amplitudo 10 mm dan durasi 39.6 detik, 2 gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 2 mm selama 16.96 - 18.24, dan 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 14 mm selama 116 detik.
Hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.
Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah timur dan tenggara. Suhu udara 0-0 derajat celsius, kelembaban udara 12.4-19persen, dan tekanan udara 55-76 mmHg.
Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.
BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.
Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaannya.
Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG. (Antara)
Baca Juga: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas, Warga Diimbau Jauhi Radius 3 KM
Berita Terkait
-
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas, Warga Diimbau Jauhi Radius 3 KM
-
BPPTKG: Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi Masih Stabil
-
Habis Lebaran, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Setinggi 1 Km
-
Jelang Lebaran, Merapi Bergolak Luncurkan Lava Pijar 870 Meter
-
Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 1000 Meter, Tetap Berstatus Waspada
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mimpi Jadi Raksasa Semikonduktor: Mampukah Indonesia Lepas dari Candu Batu Bara?
-
ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, AI Lokal yang Pangkas Penetration Testing Jadi Hitungan Jam
-
Kenapa Moisturizer Bikin Wajah Kusam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Dari Atas Kursi Roda, Yuda Tak Lelah Berburu Mimpi di Job Fair Yogyakarta
-
Pemuda Standing Motor Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kampar
-
Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026
-
Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup
-
Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar
-
Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral
-
Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut