Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno enggan menjawab terkait kesiapannya menerima apapun hasil dari putusan sidang gugatan sengketa Pemilihan Presiden 2019 yang digelar, Kamis (27/2019) besok.
Sandiaga lebih memilih untuk menyampaikan sikapnya setelah mendengar pengumuman sidang yang akan disampaikan Majelis Hakim MK.
Sandiaga tidak menjawab apakah dirinya akan menerima apapun hasilnya putusan sidang MK. Yang dipastikan olehnya hanyalah menanti putusan sidang itu sendiri.
"Kita tunggu keputusan MK," kata Sandiaga saat ditemui di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).
Meskipun begitu, Sandiaga mengaku siap untuk bertemu dengan lawannya yakni Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi sebagai bentuk silaturahmi.
Sandiaga mengaku akan berkoordinasi dengan partai koalisi untuk pengambilan langkah-langkah selanjutnya pasca sidang putusan MK.
"Tentunya (ada rencana bertemu Jokowi) setelah putusan kita akan koordinasi dengan anggota koalisi dan apapun putusan itu, saya harus bagian dari silaturahim politik nasional untuk membangun Indonesia ke depan bersama-sama itu akan segera diagendakan," tandasnya.
Baca Juga: Makan Malam dengan Petinggi PAN, Sandiaga Bahas Bangun Indonesia Bersama
Berita Terkait
-
Usai Temui Prabowo, Sandiaga Minta Pendukung Tak Aksi di Sekitar MK Besok
-
Usai Putusan MK, Prabowo - Sandiaga Sampaikan Sikap Terbuka di Kertanegara
-
Jelang Putusan MK, Sandiaga Temui Prabowo di Kertanegara
-
Jelang Putusan MK Sandiaga Kumpul dengan Petinggi PAN, Ini Isi Obrolannya
-
Viral! Daftar Pernyataan 16 Saksi Prabowo - Sandiaga yang Dianggap Konyol
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?