Suara.com - Sejumlah pendukung Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, merasa kecewa terhadap putusan Mahkamah Konstitusi, yang menolak gugatan tim hukum mereka dalam perkara sengketa hasil Pilpres 2019.
Para pendukung lantas mengusulkan agar Prabowo - Sandiaga mendirikan bank sendiri. Usulan untuk mendirikan bank tersebut ramai dibicarakan di media sosial.
Bila nantinya Prabowo - Sandiaga memiliki bank sendiri, maka para pendukung menyebut akan menarik seluruh uang mereka yang selama ini disimpan di bank-bank biasa untuk dipindahkan ke bank tersebut.
Banyak pendukung Prabowo - Sandiaga yang menyetujui usulan tersebut. Mereka meminta agar Prabowo - Sandiaga mau mempertimbangkan usulan dari para pendukungnya.
Bahkan, ada pula pendukung yang bersedia menggalang donasi untuk pembangunan gedung awal sebagai modal dasar.
Tak sedikit pula para pendukung yang mengusulkan bank baru di bawah naungan Prabowo - Sandiaga diberi nama Bank Syariah Adil Makmur.
"Ide keren! Pendukung 02 usul @prabowo @sandiuno bikin bank baru untuk para pendukungnya," kata warganet @mas_piyuuu seperti dikutip Suara.com, Jumat (28/6/2019).
"Rakyat 02 siap bila dimintai donasi untuk start awal pembangunan gedung misalnya. Bank Adil Makmur Syariah mantap," ujar @vife70664464.
"Bank Syariah Adil Makmur," cuit @aguspratono.
Baca Juga: Jokowi - Prabowo Sempat Bertemu di Bangkok Thailand? TKN Ungkap Ini
"Tarik dana dari semua bank, masuk ke bank PS pasti asyik nih," ungkap @idgarudamerah.
"Mudah-mudahan usul para pendukung didengar beliau @sandiuno," ujar @yashadipura.
"An excellent idea. Ayo pak @prabowo dan bang @sandiuno bikin bank. Semua pendukung 02 jadi nasabah," kicau @nurlelysiregar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?