Suara.com - Belum lama ini, seorang turis wanita asal Kanada mencoba memanfaatkan cuaca panas di Papadopoli Gardens yang letaknya tak jauh dari Piazzale Roma.
Namun siapa sangka, wanita berusia 23 tahun ini malah didenda oleh kepolisian usai berjemur mengenakan bikini di wilayah tersebut.
Dilansir Suara.com dari laman The Sun, Minggu (30/6/19), karena dirasa tindakannya kurang pantas, polisi wajib memberikan sejumlah denda kepada turis wanita itu.
Dewan Kota Venesia sendiri telah memberikan himbauan kepada turis bahwa dilarang keras berjalan di area publik dengan pakaian renang atau bertelanjang dada.
Bukan hanya itu saja, turis yang nekat melompat ke dalam air mancur atau kanal, kemudian duduk atau berbaring di tangga monumen atau wisata bersejarah sangat mungkin dikenai sejumlah denda bernilai fantastis oleh pihak berwenang.
Pekan lalu, ada dua wisatawan yang dikenai denda usai mengendarai motor melewati kawasan Venesia tanpa mengenakan atasan.
Kedua turis tersebut dikenai denda masing-masing 225 poundsterling atau senilai Rp 4 juta.
Belum lagi, dua turis ini juga dikenai biaya penalti tambahan sebesar 90 poundsterling atau setara dengan Rp 1,6 juta karena sudah mengendarai motor mereka di dekat gereja San Simone Piccolo menurut The Local Italy.
Denda untuk turis diperkenalkan oleh walikota Luigi Brugnaro sejak tahun lalu.
Baca Juga: Liburan ke Venesia Dikenakan Tarif, Berapa Biayanya?
Turis juga bisa kena denda berkisar 44-400 poundsterling (Rp 700 ribu-Rp 7 juta) karena duduk atau berbaring di tanah.
Belum lagi, turis yang nekat makan di dekat air mancur Roma juga berpotensi didenda 211 poundsterling (Rp 3,7 juta).
Berita Terkait
-
Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih
-
Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?
-
Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri
-
Sepakat Bayar Denda Rp 97,49 M, Purbaya Buka Lagi Gerai Tiffany & Co Usai Disegel Bea Cukai
-
Agensi Lee Yi Kyung Buka Suara soal Denda Pajak, Bantah Ada Penggelapan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!