Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku sempat menemui Ketua Umun Partai Gerindra Prabowo Subianto sekitar satu bulan lalu.
Dalam pertemuannya itu, JK mengaku sempat menyinggung apa tujuan Prabowo untuk bangsa Indonesia.
Hal itu dikatakan JK saat berpidato di acara Halal Bihalal bertajuk 'Silaturahmi Kebangsaan untuk Persatuan' yang digelar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), di Hotel Westin, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019) malam.
JK mengungkapkan ketika itu Prabowo mengaku kepada dirinya memiliki tujuan untuk memajukan ekonomi bangsa Indonesia secara adil.
"Waktu saya ketemu Pak Prabowo pada bulan yang lalu, pertama kali saya tanya pada beliau, 'saya ingin tanya dulu, tujuan bapak apa? Oh tujuannya adalah memajukan bangsa ini ekonominya secara adil, kalau begitu kita berjabat tangan karena itu tujuan kita semua. Artinya kalau kita mempunyai tujuan yang sama dan kita capai tujuan itu pasti kita bersatu," tutur JK.
Lebih jauh, JK mengatakan persoalan yang kerap muncul adalah saat tujuan tersebut tidak dicapai. Ketika, tidak tercapai maka kerap timbul perbedaan-perbedaan hingga merenggangkan rasa persatuan.
"Karena itulah salah satu inti pokok yang menjadi tujuan kebangsaan, barulah kita mencapai persatuan menuju hal-hal tersebut, tidak boleh bersatu saja, tapi tanpa tujuan yang jelas, maka akan menimbulkan perbedaan yang menimbulkan masalah-masalah," tuturnya.
JK menambahkan, berdasar pengalaman sejarah di Indonesia konflik terjadi ketika rasa keadilan bermasalah.
"Marilah kita sama-sama memanjatkan doa dan berusaha untuk bagaimana memajukan bangsa ini, apakah sosial ekonominya baik dan adil, dengan rasa adil itu maka akan tercipta persatuan, karena itulah rasa adil itu tanggung jawab bersama," tandasnya.
Baca Juga: Eks Partai Pendukung Prabowo Bisa Dapat Jabatan Dubes Hingga Kepala Badan
Berita Terkait
-
Di Hadapan JK, Prabowo Telepon Pendukung Minta Aksi 22 Mei Dihentikan
-
PP Muhammadiyah Minta JK Jadi Mediator Pertemuan Jokowi-Prabowo
-
Jokowi Sebut Tak Ada Hambatan untuk Atur Pertemuan dengan Prabowo, Tapi...
-
Prabowo - JK Bertemu, Jokowi: Itu Inisiatif Saya Juga
-
Jokowi Akan Temui Wapres JK, Bahas Hasil Pertemuan dengan Prabowo
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi