Ko Siong Keng, WNA Singapura tersebut mengaku tak tahu apa-apa dan ia merasa memberikan uangnya ke orang-orang ini. Sebanyak SGD 2.100 ludes. Jika dirupiahkan, nilainya sekitar Rp 21,7 juta kurs saat ini.
Siong Keng kemudian melaporkan hal ini ke polisi. Ia baru tersadar setelah turun mobil. Selain uang Dolar Singapura juga terdapat uang rupiah senilai Rp 3 Juta.
Awalnya ia ditumpangi dan duduk di depan. Saat turun di kawasan Pujasera A2, Nagoya, ia baru tersadar uangnya raib.
Dari laporan Siong Keng, polisi melakukan investigasi dan mengendus keberadaan pelaku. John akhirnya diringkus di kawasan Sagulung Baru.
Diduga ia melakukan modus pencurian ini dengan cara hipnotis.
Direktur Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Hernowo Yulianto mengatakan, dari hasil interogasi pelaku bersama Almetri (DPO) telah merampas uang korbannya di 3 TKP sebelumnya
John mengaku pernah beraksi di dekat kawasan Hotel Utama pada 1 Juli 2019, korban pria dan menggondok uang Rp 300.000.
Kemudian di dekat RS Elisabet tanggal 3 juli 2019, ia mengambil uang Rp 450.000 dari korban laki laki.
Setelah itu di dekat Pasar Mitra Raya tanggal 3 Juli 2019 ia mencuri Rp 430.000 dari korbannya. Semua modusnya sama, yakni menawarkan tumpangan dan menghipnotis, lalu korban memberikan uangnya.
Baca Juga: KNKT Terjunkan Tim Investigasi ke Tanjung Pinang
"Dari hasil pengecekan data laporan yang ada di Polresta dan Polsek, hanya TKP foodcourt A2 yang ada Laporan ke Polsek Lubuk Baja yang korban WNA tersebut," terang Hernowo.
Polisi sedang melakukan pengembangan lebih jauh dari keterangan tersangka terkait cara hipnotis yang digunakan.
Berita Terkait
-
Dukun ES Tega Nodai Anak Tirinya Lima Kali Berdalih Tingkatkan Kesaktian
-
Pastor Ditangkap Polisi, Perkosa Gadis 12 Tahun di Pinggiran Sungai
-
Digerebek Pacaran, ABG Malah Diperkosa Warga di Belakang Rumahnya
-
Videonya Viral, Kasus Anak Gadis Digilir 5 Pemuda di Pondok Terungkap
-
Tiga Guru SMP Pemerkosa Siswi di Lab Sekolah Akhirnya Tertangkap
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat