Suara.com - Hamidi (27), otak kasus pencurian di kediaman eks Bupati Barito Utara Achmad Yuliansyah tak lagi berkutik setelah dihadiahkan timah panas oleh aparat kepolisian. Tindakan tegas terukur itu terpaksa dilakukan petugas lantaran Hamidi berupaya melawan saat ditangkap.
"Sebab saat diamankan petugas di kediamannya di Jalan Bangaris pada Sabtu (6/7/19) malam, ia berusaha melawan dan hendak melarikan diri dari sergapan petugas, dengan perbuatannya itu polisi menembak bagian kaki kanannya agar dapat dilumpuhkan," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar, Minggu (7/7/2019).
Timbul mengatakan, Hamidi yang kini sudah mendekam di rumah tahanan Polsek Pahandut lantaran perbuatannya itu, sebenarnya adalah residivis kasus pencurian dan pemberatan di daerah setempat.
Pelaku itu juga yang harus menghabiskan waktunya di dalam penjara tersebut, adalah spesialis pembobol rumah kosong yang sering ditinggal oleh pemiliknya di wilayah Kota Palangka Raya. Ia juga pernah ditangkap dalam kasus serupa lantaran menjebol beberapa rumah warga.
"Menangkap tersangka memerlukan waktu tiga hari. Setelah menerima persembunyian yang bersangkutan, anggota bergerak dan langsung menuju lokasi untuk membekuk pelaku. Dari penangkapan tersangka, anggota tidak ada yang terluka dan Hamidi dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik Polsek Pahandut," ungkapnya.
Dalam perkara ini, kepolisian terus mengembangkan pengakuan tersangka, karena kuat dugaan perbuatan serupa dilakukannya beberapa kali. Maka dari itu untuk menguak semua perbuatan tersangka, penyidik melakukan pemeriksaan intensif.
"Penyidik saat ini terus mengambil keterangan tersangka, guna mencari tahu di mana saja lokasi rumah warga yang pernah dibobolnya," ucap perwira berpangkat melati dua itu.
Perwira Polri jebolan Akpol 1998 itu menambahkan, Hamidi dan dua rekannya atas nama Dicky Suhardi (24) dan Obi Rahman (29) yang terlebih dahulu berhasil dibekuk anggota Polsek Pahandut menjerat ketiganya dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara di atas tujuh tahun.
"Barang bukti seperti parabotan rumah tangga yang mereka curi sudah diamankan di Mapolsek Pahandut. Sedangkan pelapor juga sudah kami mintai keterangan mengenai peristiwa itu," tandas mantan perwira menengah di Polda Kalteng itu. (Antara).
Baca Juga: Curi Laptop Dokter Jaga RS Fatmawati, Fauzi Panik Diteriaki Maling
Berita Terkait
-
Incar Jamaah Sedang Tiduran di Masjid, Bharata Akhirnya Tertangkap
-
Salon Milik Waria Dibobol Maling, Pretty Lemas Uang Rp 36 Juta Lenyap
-
Bukannya Salat Masuk Masjid, Irwansyah Malah Bobol Kotak Amal Pakai Linggis
-
Duduk Santai di Ruang Tamu, Dukun Tak Sadar Motornya Didorong Maling
-
Curhat Korban Pencurian Yamaha Nmax, Maling Bobol Pintu Garasi Pakai Handuk
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival