Suara.com - Kuliner Rendang yang disebut-sebut sebagai makanan terlezat nomor satu dunia bakal diajukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO.
Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno seperti diberitakan Covesia.com - jaringan Suara.com pada Senin (8/7/2019). Usulan tersebut mendampingi bekas tambang batu bara Sawahlunto yang terlebih dahulu ditetapkans sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.
"Kita sedang kaji dan menyiapkan dokumen. Setelah semua lengkap, kita usulkan untuk jadi warisan budaya dunia," katanya.
Irwan menyebut proses untuk menyiapkan dokumen bukan perkara mudah. Butuh penelitian dan kajian yang panjang, bahkan bisa bertahun-tahun. Untuk itu, ia mengemukakan bakal melibatkan sejumlah pihak yang dinilai memiliki kompentensi untuk melengkapi dokumen dan akan dilibatkan dalam proses tersebut.
Ia juga menyebut pengusulan itu nanti akan bersaing pula dengan pengusulan dari provinsi lain di Indonesia. Tetapi, jika dokumen rendang lebih lengkap, bisa jadi diprioritaskan untuk didahulukan.
Sementara itu, Kepala Bidang Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar Afrimas mengatakan alur pengusulan warisan budaya dunia itu dimulai dari pemerintah daerah.
Jika memenuhi syarat akan ditetapkan terlebih dahulu menjadi warisan budaya Indonesia, setelah itu baru diusulkan ke UNESCO.
Setelah diusulkan ke UNESCO itu masih panjang jalan yang harus dilewati penyeleksian, penelitian pendokumentasian dan diskusi hingga finalisasi dokumen. Berkaca pada penetapan "Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto", prosesnya telah dimulai pada 2015 dan baru ditetapkan pada 2019.
Baca Juga: Kawasan Tambang Ombilin Sawahlunto Resmi Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang