Suara.com - Ratusan penganut paham sadomasokisme dan paham aktivitas pemenuh hasrat seksual lain (fetish) berkumpul dalam satu kapal pesiar di Jerman.
Acara kumpul-kumpul tersebut dalam rangka merayakan festival tahunan 'kinky annual festival'.
Dilansir dari Daily Mail, terdapat sekitar 500 pengunjung yang ikut pelesir di kapal pesiar ini.
Para pengunjung menggunakan kostum lengkap yang mencerminkan fetish mereka. Ada yang memakai full bondage, topeng, kepala kuda, jaring-jaring, dan latex. Di kapal pun bisa ditemui berbagai barang yang identik dengan paham sadomasokisme.
Destinasi kapal pesiar ini adalah ke Danau Constance, lokasi perayaan yang disebut-sebut sebagai festival terbesar di dunia.
Dikutip dari Bild, panitia penyelenggara mengaku festival tahun ini mengalami penurunan partisipan.
Hal tersebut disinyalir karena Jerman sedang mengalami musim panas ekstrem.
"Tahun ini agak menurun yang ikut karena cuaca sangat panas. Apalagi kalau pakai pakaian dari bahan kulit dan latex, bisa lebih panas lagi," kata salah satu panitia seperti dikutip dari Bild.
Sebagai informasi, Sadomasokisme merupakan aktivitas seksual yang melibatkan penyiksaan terhadap pasangan.
Orang yang mengalami kondisi ini baru akan merasa bergairah ketika aktivitas seksual mereka melibatkan rasa sakit.
Baca Juga: Istri Meninggal Akibat Suami Menerapkan Hubungan 'Sadomasokisme', Apa Itu?
Baru-baru ini juga ada kasus seorang wanita bernama Christel asal German, dikabarkan meninggal dunia akibat menderita luka dalam yang parah.
Dokter mengatakan perempuan 49 tahun ini terluka setelah sang suami, Ralph Jankus, memasukkan benda tajam ke tubuhnya saat berhubungan intim.
Hasil forensik menunjukkan ada benda sejenis kait berduri di dalam tubuh Christel dan setelah dikeluarkan, benda tersebut menyebabkan lubang pada ususnya.
Dokter mengatakan tidak ada yang bisa dilakukannya untuk menyelamatkan Christel.
Diperiksa oleh polisi Jankus mengaku dirinya adalah seorang sadomasokisme. Ia mengatakan hubungan intim kasar yang dilakukannya sudah disetujui oleh sang istri sebelumnya.
Berita Terkait
-
Film Okay! Madam 2 Tayang 12 Agustus, Kapal Pesiar Jadi Medan Aksi Baru
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
WNI Termasuk di Antara 28 Kru Kapal Pesiar yang Ditangkap di AS Terkait Kasus Konten Pelecehan Anak
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan