Suara.com - Para pencari suaka di Kebon Sirih, Jakarta Pusat masih berada di kawasan itu dan belum juga direlokasi. Padahal DPRD DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta menjanjikan akan memindahkan mereka.
Mereka terlihat masih beraktivitas seperti biasa di tikar seadanya, bercengkerama, tiduran, sementara anak-anak tampak bermain.
Hamid, pencari suaka asal Afghanistan, mengaku sudah mendengar rencana pemindahan ke Islamic Centre, Jakarta Utara, namun belum tahu pasti waktunya.
"Sudah pasti (direlokasi), tapi kami masih menunggu," kata remaja yang lumayan fasih berbahasa Indonesia itu.
Hamid bersama para pencari suaka lainnya sudah sekitar dua minggu berada di trotoar Jalan Kebon Sirih, setelah beberapa tahun tinggal di kawasan Kalideres.
"Dari tahun 2013 kami di Indonesia. Kami mau ke negara mana saja, asalkan tidak kembali ke Afghanistan," katanya.
Senada, Ehsan, pencari suaka dari Afghanistan lainnya juga belum tahu kapan akan dipindah ke Islamic Centre, mereka hanya bisa menunggu.
"Mau dipindah ke Islamic Centre, belum tahu kapan," kata remaja yang juga cakap berbahasa Indonesia itu.
Baca Juga: Intip Lokasi Penampungan Imigran Kebon Sirih di Jakarta Islamic Center
Berita Terkait
-
Intip Lokasi Penampungan Imigran Kebon Sirih di Jakarta Islamic Center
-
Tak Banyak Minta, Imigran Kebon Sirih Cukup Dikasih Makan, Bisa Tidur
-
Hamil 9 Bulan, Imigran Afghanistan di Kebon Sirih Tak Ada Biaya Persalinan
-
Ratusan Pencari Suaka di Kebon Sirih Butuh Bantuan Air Minum
-
Pencari Suaka di Trotoar Kebon Sirih Senang akan Dipindah ke Islamic Center
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat
-
AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
-
Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur
-
H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur
-
Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan
-
Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon
-
Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak
-
Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen