Suara.com - Masjid Raya Jakarta Islamic Center Jakarta Utara berbenah untuk dijadikan lokasi penampungan sementara para pencari suaka atau imigran Kebon Sirih. Dua ruangan disipkan untuk menampung ratusan pencari suaka.
Sebelumnya imigran Kebon Sirih berkemah di sepanjang Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat.
Kepala Sekretariat Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta, Ahmad Juhandi, mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan ruangan yang masing-masing berukuran 340 meter persegi dan 130 meter persegi.
"Kita kasih ruangan besar yang terpisah antara lelaki dan yang perempuan dan anak-anak, kemudian nanti ruangan itu diberi karpet alas dan diberi matras 50 dari Sudinsos Jakarta Utara," kata Juhandi saat ditemui di Masjid Raya JIC Jakarta Utara, Rabu (10/7/2019).
Data tersebut adalah data terbaru yang diterimanya dari Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR). Lokasi yang disediakan pengelola JIC tersebut juga menyediakan kamar mandi terpisah untuk laki-laki dan perempuan meski jumlahnya terbatas.
"Tapi kalau terpaksa bisa langsung ke masjid, kalau di masjid banyak itu kamar mandi dan toilet, yang sifatnya darurat bisa langsung ke sana," tuturnya.
Pihak JIC juga mempersiapkan jemuran serta beberapa rak yang bisa dipakai untuk menyimpan pakaian. Juhandi mengatakan ruangan tersebut cukup untuk menampung 229 pengungsi yang rencananya tiba di JIC hari ini.
Dijelaskanya rincian 229 orang tersebut berasal dari Sudan sebanyak 52 orang (16 keluarga, 19 laki-laki lajang), Afghanistan 148 orang (25 keluarga, 16 laki-laki lajang), Somalia 27 orang (4 keluarga, 7 laki-laki lajang), dan Pakistan 2 orang (2 laki-laki lajang).
Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi setelah ia meninjau lokasi pengungsian yang ditempati oleh 229 orang itu mengatakan bahwa para pencari suaka akan dipindahkan sementara ke Jakarta Utara.
Baca Juga: Tak Banyak Minta, Imigran Kebon Sirih Cukup Dikasih Makan, Bisa Tidur
"Kami sebagai pemerintah daerah melihat manusia pakai tenda apalagi di wilayah tempat perkantoran itu enggak baik. Jadi rencananya besok pagi kami akan pindahkan mereka ke Jakarta Islamic Centre," kata Prasetio.
Keputusan tersebut diambil setelah DPRD DKI Jakarta berdiskusi dengan Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (UNHCR), para pengungsi dan eksekutif dari DKI Jakarta. (Antara)
Berita Terkait
-
Tak Banyak Minta, Imigran Kebon Sirih Cukup Dikasih Makan, Bisa Tidur
-
Hamil 9 Bulan, Imigran Afghanistan di Kebon Sirih Tak Ada Biaya Persalinan
-
Keluarga Tewas karena Perang, Imigran Afghanistan ke Indonesia Cari Suaka
-
Ratusan Pencari Suaka di Kebon Sirih Butuh Bantuan Air Minum
-
Pencari Suaka di Trotoar Kebon Sirih Senang akan Dipindah ke Islamic Center
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Sarmuji Tegas ke Kader Golkar: Jangan Ada Jeruk Makan Jeruk di Koalisi
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
-
Noel Bongkar Teka-teki Parpol Tiga Huruf Berinisial 'K' di Kasus Korupsi K3 Kemenaker
-
Kelakar Prabowo Jawab Tuduhan Otoriter: Jangan-jangan Rakyat Ingin Itu Sedikit untuk Lawan Koruptor
-
Prabowo Tegaskan Berani Ambil Abolisi dan Amnesti: Hukum Jangan Jadi Alat Politik
-
DPR Kecam Keras Teror Terhadap Ketua BEM UGM: Itu Praktik Pembungkaman
-
Perempuan Mahardhika: Semakin RUU PPRT Tak Disahkan, Banyak Pekerja Rumah Tangga Mengalami Kekerasan
-
Golkar Dorong Pembentukan Koalisi Permanen demi Stabilitas Politik Nasional
-
Darurat Limbah! Menteri LH Gugat PT Biotek Saranatama Usai Pestisida Racuni Sungai Cisadane
-
Korupsi Bea Cukai Makin Canggih! Mantan Petinggi KPK Bongkar Modus Baru Berbasis Digital