Suara.com - Kota Sheffield di Inggris pada Rabu (17/7/2019) mengakui Negara Palestina sebagai negara berdaulat dan mengibarkan bendera Palestina di luar Balai Kotanya.
Tindakan itu dilakukan setelah Sheffield Labor Friends of Palestine mengumpulkan hampir 20.000 tandatangan mengenai petisi yang menyeru Dewan Kota agar mengakui Negara Palestina.
Labor Friends of Palestine, yang mendukung tindakan tersebut, mengatakan organisasi itu akan menyerahkan keputusannya kepada Parlemen Inggris untuk membahasnya pada September, demikian dilaporkan Kantor Berita Palestina, WAFA, Kamis.
Duta Besar Palestina untuk Inggris Hussam Zomlot menyambut baik tindakan tersebut dan memuji Sheffield Labor Friends of Palestine atas upaya mereka agar kota mereka mengakui Negara Palestina dan mengibarkan benderanya.
Ia mengatakan dukungan itu bukan hanya simbolis, tapi lebih merupakan langkah ke arah pengakuan Inggris atas Palestina, yang ia katakan sudah lama terlewat dan kewajiban buat Inggris, yang ikut dalam tragedi rakyat Palestina dengan Deklarasi Balfour 1917, yang memiliki reputasi negatif, yang menjanjikan tanah air buat orang Yahudi di Palestina dengan sepenuhnya tidak mempedulikan penduduk asli Palestina.
Julian Pearn, dari Sheffield Labor Friends of Palestine, memainkan peran besar dalam menggolkan pengakuan tersebut.
"Waktu bagi pengakuan sudah lama lewat. Negara Palestina sudah diakul oleh 138 negara lain," kata wanita pegiat tersebut dua pekan lalu dalam satu pawai di luar Balai Kota Sheffield. "Kami percaya pengakuan masyarakat buat Negara Palestina oleh Dewan Kota akan menjadi pernyataan solidaritas berpengaruh yang kuat yang kami harap akan diikuti oleh dewan lain."
Sumber: Wafa/Antara
Baca Juga: AS Ungkap Jalan Yahudi Kuno di Yerusalem, Warga Palestina Marah
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara