Suara.com - Belum lama ini sepasang turis Jerman diusir dari Venesia pada hari Jumat (19/7/19) karena ketahuan menyeduh kopi di kaki Jembatan Rialto yang terkenal.
Dilansir Suara.com dari laman Asia One, Sabtu (20/7/19) pasangan turis berusia 32 dan 35 tahun ini awalnya memutuskan untuk beristirahat dan duduk-duduk di sekitar jembatan.
Namun siapa sangka, tiba-tiba kedua turis ini menurunkan ransel mereka kemudian mengeluarkan cangkir dan kompor gas kecil.
Benar saja, turis ini tengah menyiapkan secangkir kopi hangat di wilayah Jembatan Rialto.
Alhasil, kedua turis Jerman ini langsung dibawa ke kantor polisi usai penduduk setempat melaporkan aksi mereka kepada pihak berwenang.
Tak tanggung-tanggung, keduanya dikenai denda sebesar 950 euro atau setara dengan Rp 14,9 juta atas aksinya tersebut dan diperintahkan untuk meningggalkan kota secepatnya.
"Venesia harus dihormati, orang-orang yang berperilaku buruk akan ditangkap, dihukum dan diusir," tutur Luigi Brugnaro, Walikota Venesia.
"Mulai sekarang kami juga akan mengomunikasikan identitas orang-orang yang tunduk pada perintah pemindahan ke kedutaan konsulat mereka," imbuhnya dalam sebuah pernyataan.
Beberapa aturan yang wajib dipatuhi wisatawan ialah larangan masuk ke dalam kanal, mencuci di air mancur hingga berjalan-jalan memakai bikini atau bertelanjang dada.
Baca Juga: Liburan ala Spider-Man, Intip Indahnya Kota London, Venesia dan Praha
Hal ini dilakukan usai banyak warga setempat yang mengeluh beberapa wisatawan bertindak merendahkan situs Warisan Dunia UNESCO di Venesia.
Berita Terkait
-
Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali
-
Uji Coba Sengit, Jerman Raih Kemenangan Dramatis 4-3 atas Swiss
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi
-
Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi
-
Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul
-
TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS
-
Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker
-
KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang
-
KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL