Suara.com - Perdana Menteri Haiti Jean Michel Lapin pada Senin (22/7) mengundurkan diri, kata seorang pejabat tinggi pemerintah yang tidak mau disebutkan namanya.
Pengunduran diri Lapin merupakan perombakan jabatan tingkat tertinggi pada pemerintahan di negara termiskin di kawasan Western Hemisphere (Belahan Barat) itu.
Beberapa jam setelah Lapin menyatakan mundur, Pemerintah Haiti mengumumkan bahwa Fritz William Michel telah dipilih untuk menggantikan Lapin sebagai perdana menteri.
Michel sebelumnya menjabat sebagai menteri keuangan.
Penunjukan Michel sebagai perdana menteri Haiti yang baru harus terlebih dahulu mendapat persetujuan parlemen.
Masa jabatan Lapin sebagai perdana menteri berlangsung sangat singkat. Ia mengambil alih posisi tersebut setelah Jean Henry Ceat dipecat sebagai perdana menteri pada Maret 2019.
Surat kabar Haiti Le Nouvelliste pertama kali melaporkan pada Senin bahwa Lapin telah menyampaikan pengunduran dirinya kepada Presiden Jovenel Moïse.
"Saya sudah menentukan pilihan bagi Haiti," kata Lapin dalam wawancara dengan surat kabar tersebut. (Reuters/Antara)
Baca Juga: 28 Orang Tewas di Laut Saat Berusaha Kabur dari Kemiskinan di Haiti
Berita Terkait
-
Gelar Rapat Perdana, Komite Ad Hoc Tegaskan Tak Usik Satgas Anti Mafia Bola
-
28 Orang Tewas di Laut Saat Berusaha Kabur dari Kemiskinan di Haiti
-
Prabowo Sebut Indonesia Miskin Seperti Haiti, Sri Mulyani: Nggak Sama, Jauh
-
Trump Bantah Sebut Haiti dan Afrika Negara Lubang Kotoran
-
Badrodin Haiti: Tugas Polisi, Menjaga Keamanan Negara
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU