Suara.com - Setelah menyerahkan diri Mapolres Metro Jakarta Pusat, Abah Grandong, pria yang memakan kucing hidup- langsung menjalani pemeriksaan, Kamis (1/8/2019) sore.
Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian menyebut, akan melibatkan ahli psikologi untuk memeriksa kejiwaan Abah Grandong. Sebab, kerabat Abah Grandong sempat menyebut jika pria itu kerap berperilaku aneh.
"Iya, nanti kita lihat kan semuanya secara komprehensif, kita lihat fakta-fakta yang ada, baru kita simpulkan," kata Arie di Mapolres Metro Jakarta Pusat.
Abah Grandong juga akan dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan. Arie mengatakan, pemeriksaan kejiwaan itu baru dilakukan setelah Abah Grandong selesai diperiksa.
"Kami hari ini langsung melaksanakan pemeriksaan, setelah dilakukan BAP, selanjutnyakan akan kami bawa ke RS Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan," sambungnya.
Pria yang berprofesi sebagai centeng tersebut menyerahkan diri di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019). Didampingi kerabatnya, Abah Grandong tiba di lokasi sekira pukul 15.59 WIB.
Kerabat Abah Grandong, Deden, mengungkapkan jika pria yang berprofesi sebagai centeng itu kerap melakukan hal aneh. Bahkan ia sering kerasukan akibat ilmu hitam yang dipelajari.
"Abah dirumah pun suka aneh aneh sering kerasukan menuntut ilmu hitam," ujar Deden.
Sebelumnya, warga digegerkan oleh aksi pria misterius yang menyantap kucing secara hidup-hidup. Aksi keji yang terjadi di kawasan Kemayoran itu sempat viral di dunia maya.
Baca Juga: Kelar BAP, Kejiwaan Abah Grandong Si Pemakan Kucing Hidup Bakal Diperiksa
Dalam video berdurasi 34 detik tersebut, tampak seorang pria berjaket cokelat dan mengenakan topi biru sedang mengunyah seekor kucing hidup-hidup. Pria itu mengoyak-ngoyak badan hewan peliharaan yang masih dipenuhi bulu.
Berita Terkait
-
Abah Gandrong Si Pemakan Kucing Serahkan Diri ke Mapolres Metro Jakpus
-
Kelar BAP, Kejiwaan Abah Grandong Si Pemakan Kucing Hidup Bakal Diperiksa
-
Sangar Berpeci Biru, Ini Wajah Abah Grandong Si Pemakan Kucing Hidup-hidup
-
Tampang Sangar, Abah Grandong Si Pemakan Kucing Hidup Bungkam saat Menyerah
-
Pria Pemakan Kucing Akan Serahkan Diri, Polisi: Sedang Dalam Perjalanan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
-
Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...
-
Lalin Jakarta Pagi Ini: Senayan Lancar, Rindam Padat, Truk Tabrak Separator di Gatot Subroto
-
Massa Robohkan Gerbang Polda DIY! Tiga Mahasiswa Sempat Diamankan Saat Demo Ricuh
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi