Suara.com - Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah jatuh pada Minggu 11 Agustus 2019. Penjual hewan kurban mulai ramai diburu masyarakat.
Seorang peternak sapi dari Madiun, Jawa Timur, Jumadi mengaku sudah 14 tahun membawa sapi ke temannya yang merupakan seorang pedagang sapi kurban musiman bernama Adin di Jatibening, Bekasi, Jawa Barat. Sebelum jualan di sana, ia berjualan di Jalan Ahmad Yani, Utan Kayu, Jakarta Timur.
Pada Idul Adha tahun ini, dia membawa 50 ekor sapi dari Madiun. Sapi tersebut mulai didatangkan sejak akhir Juli lalu.
"Saya kemarin bawa 50 ekor dari Madiun pakai truk, dari Madiun lewat tol Ngawi-Solo-Semarang langsung Jakarta, itu dijalan buat tol saja habis Rp 800 ribu, biasanya kalau enggak dari madiun ya Madura," kata Jumadi saat ditemui di Jalan Raya Kincan, Jatibening, Bekasi, Junat (2/8/2019).
Jumadi menerangkan, sejak dia bersama Adin buka lapak di Jatibening, belun terlihat antusias masyarakat yang datang langsung mencari sapi, namun lebih banyak melayani pemesanan via telfon.
"Belum kelihatan sih ya masih h-10 ini, nanti kalau h-5 baru kelihatan ramainya orang nyari sapi, ini sudah laku 30-an, kebanyakan cuma telfon terus pesan, tranfer, mungkin tinggal 19-an yang masih tersisa," jelasnya.
Lebih lanjut, harga hewan kurban yang dibanderol untuk seekor sapi beragam mulai dari Rp 20 sampai Rp 40 juta.
"Ini saya bawa macem-macem ya, ada yang Limosin Rp 40 juta, ada sedang paling Rp 25 juta sampai Rp 30 juta, ada yang gemuk, enggak pasti juga, bisa tawar juga, ada yang Rp 21,5 juta," tutupnya.
Baca Juga: Pesona SPG Hewan Kurban Berpakaian Koboi
Berita Terkait
-
Diadukan ke Anies karena Palak Pedagang Hewan, Camat: Kita Cari Sumbangan
-
Pedagang Kurban di Jakarta Dipalak Camat: Dulu Minta Kambing Kini Sapi
-
Kementerian Agama Gelar Sidang Isbat Tentukan Hari Raya Idul Adha 2019
-
Pedagang Hewan Kurban Surati Anies: Saya Dipalak 1 Ekor Sapi oleh Camat
-
Jelang Iduladha, Pasar Hewan Ini Diperluas untuk Menampung Kambing Kurban
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan