Suara.com - Beberapa waktu lalu, publik digegerkan dengan potret serta berita proses evakuasi seluruh penumpang pesawat British Airways karena mendadak ada asap misterius di dalam kabin.
Asap misterius tadi muncul di tengah-tengah penerbangan British Airways dengan rute Bandara Heathrow, London menuju Bandara Valencia di Spanyol.
Beruntung, pesawat dapat mendarat dengan selamat kemudian awak kabin dan penumpang segera dievakuasi.
Cuplikan video asap misterius muncul di dalam pesawat ini beredar lewat media sosial Twitter.
Dilansir Suara.com dari laman Fox News, putri pengguna Twitter Miguel J Galindo yang kebetulan menjadi penumpang sempat mengabadikan momen mencekam tersebut.
Pesawat terbang selama sekitar 10 menit dengan keadaan kabin penuh asap.
Dirinya juga mengatakan bahwa masker oksigen tidak dikeluarkan ketika insiden asap misterius itu terjadi.
Galindo juga mengeluh tidak ada informasi jelas yang diberikan pihak maskapai kepada para penumpang.
Pengguna Twitter lainnya yakni Lucy Brown juga membagikan sejumlah foto saat para penumpang dievakuasi.
Baca Juga: Kembalikan Kepercayaan, Boeing akan Uji Terbang Pesawat 737 Max
"British Airways menjadi pengalaman penerbangan mengerikan saat menuju Valencia. Rasanya seperti film horor. Untungnya semua orang selamat. Penerbangan dipenuhi dengan asap dan harus dievakuasi darurat," tulis Lucy Brown.
Juru bicara British Airways kepada Fox News mengatakan bahwa ada masalah teknis dalam penerbangan BA422 dari Heathrow ke Valencia.
Semua penumpang sudah dievakuasi dengan aman oleh awak kabin dibantu oleh layanan darurat bandara.
"Ada 175 penumpang di pesawat dengan enam awak kabin dan dua pilot. Tiga penumpang dibawa ke rumah sakit," ungkap juru bicara British Airways.
"Keselamatan pelanggan dan awak kabin selalu menjadi prioritas utama kami. Selain tim kami di tempat, anggota tim British Airways lainnya telah tiba di Valencia juga ikut membantu," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Uang Belanja Ibu Rumah Tangga Tersedot Asap Rokok, Kok Bisa Lebih Murah dari Beras?
-
Maskapai Berbiaya Rendah Asal Vietnam Goda Pelancong RI Dengan Tiket Murah
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Tragedi Asap Rokok di Ciganjur: Tak Terima Diingatkan, 'Koboi Jalanan' Tusuk Warga dan Juru Parkir
-
Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel