Suara.com - Rasanya sedikit menyebalkan bukan, jika Anda turun dari pesawat kemudian menemukan koper dari bagasi milik Anda penuh dengan goresan?
Namun tidak sedikit pula penumpang yang memaafkan goresan pada koper ini karena penanganan bagasi yang dituntut serba ketat dan cepat.
Namun tidak dengan video petugas bagasi lempar koper penumpang yang satu ini.
Dilansir Suara.com dari laman Ladbible, Selasa (6/8/19) belum lama ini penumpang pesawat Elizabeth Evans membagikan rekaman yang memperlihatkan petugas bagasi bertindak seenaknya saat melempar koper.
Kala itu, Evans baru saja mendarat dengan pesawat Ryanair dan menyaksikan kopernya dilempar ke troli seenaknya hingga jatuh ke landasan.
"Saya sangat marah ketika melihatnya, koper saya penyok dan lapisan pelindungnya robek," ungkap Evans kepada Metro.
Dalam video tampak jelas petugas bagasi ini tidak menghiraukan koper yang berjatuhan.
Mereka melempar koper itu dengan kasar tanpa peduli jika tindakannya tersebut sama saja merusak barang penumpang.
Menanggapi peristiwa itu, CEO Bandara Manchester langsung angkat bicara.
Baca Juga: Kocak, Demi Hibur Penumpang, Pramugari Ini Nekat Naik Bagasi Kabin
Mereka mendesak tim petugas bagasi dari Swissport untuk menginvestigasi kasus tersebut.
"Dalam pandangan kami, tindakan yang mereka lakukan sangat serius sehingga kami berharap Swissport segera memastikan mereka tidak bekerja di bandara untuk masa mendatang," kurang lebih begitu pernyataan dari pihak Bandara Manchester terkait peristiwa itu.
Juru bicara Swissport juga telah memberikan tanggapan mengenai karyawannya yang bertindak seenaknya itu.
"Kami kecewa dengan rekaman video yang beredar di media sosial. Kami meminta maaf atas perilaku individu yang tidak dapat diterima serta ditoleransi ini," tutur juru bicara Swissport.
Berita Terkait
-
Pamer Rebus Mi di Kereta Pakai Panci Listrik, Penumpang Ini Langsung Ditegur Pihak KAI
-
Ditagih Argo Rp80 Ribu, Penumpang Taksi Ogah Bayar dan Mengaku Anaknya Hilang di Bawah Kursi
-
5 Rekomendasi Motor Listrik dengan Bagasi Besar, Muat Helm Maupun Belanjaan
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Gara-Gara Barang Tertinggal, Penumpang Tahan Pintu Whoosh hingga Kereta Telat Berangkat
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok