Suara.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyatakan, hingga saat ini proses pembukaan lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) belum bisa dipastikan. Sebab formasi yang dibutuhkan belum selesai disusun.
Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) Kemenpan RB Setiawan Wangsaatmad mengatakan, saat ini masih banyak kementerian, lembaga dan pemerintah daerah yang belum mengajukan usulan formasi CPNS.
"Kurang lebih ada 14 Kementerian dan lembaga yang masih perlu diklarifikasi. Pemdanya kurang lebih 77 yang perlu diklarifikasi," ujar Setiawan di Kantor Kemenpan RB, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).
Ia menegaskan, seharusnya pada Agustus ini sejumlah formasi CPNS itu sudah bisa disetor agar Kemenpan RB bisa menyusun jumlah formasi CPNS yang dibutuhkan.
"Oleh karena itu, kami melihat realita dari usulan tersebut. Usulan-usulannya kan perlu kita teliti lebih lanjut, kan begitu," katanya.
Jika sejumlah formasi tersebut belum juga disetor, pendaftaran CPNS terancam tertunda.
"Ya kita lihat, jadi kami belum bisa menentukan secara pasti karena proses ini itu membutuhkan waktu," ujarnya lagi.
Untuk diketahui, pemerintah rencananya akan membuka pendaftaran seleksi CPNS pada Oktober 2019. Total formasi yang dibutuhkan mencapai 254.173 lowongan.
Dalam seleksi kali ini akan dibuka dengan dua jenis pilihan, yakni seleksi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tahap kedua.
Baca Juga: Sempat Digagalkan karena Difabel, Pemerintah Putuskan Dokter Romi Jadi CPNS
Berita Terkait
-
1.518 Peserta Seleksi CPNS Berebut Masuk BNP2TKI
-
Sistem SKB Diubah, BKN Pastikan Tak Ada Kecurangan Seleksi CPNS
-
Tangkal Hoax soal CPNS, BKN: Seleksi Hanya di sscn.bkn.go.id
-
BKN: Pendaftaran CPNS 2018 Terintegrasi, Hanya Lewat Portal Ini
-
Menkumham Berpesan pada 17.526 CPNS Jangan Menyusahkan Masyarakat
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total
-
Praperadilan Kasus MBG, Lodewyk Pusung Minta 3 Buku Catatan dan iPhone 17 Pro Max Dikembalikan
-
Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?
-
Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online
-
Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri
-
Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil
-
Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru
-
Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI