Suara.com - Sejumlah peserta telah terseleksi administrasi sebagai pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Mereka mulai mengikuti ujian tahap pertama Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Ujian dengan sistem komputerisasi tersebut dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, di Gelanggang Olah Raga Remaja (GOR), Jalan Putri Salju No. 26A, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Para pelamar mulai mendatangi GOR Kelapa Gading sejak pukul 07.00 WIB. Dengan berseragam hitam putih, mereka langsung memarkir kendaraan dan menuju ke ruangan tempat berlangsungnya ujian, yaitu di lantai dua GOR Kelapa Gading.
Para peserta terlebih dulu melakukan registrasi dan diberi nomor PIN oleh panitia BNP2TKI untuk login ke laman tes dengan sistem CAT di layar komputer. Ujian CAT di lantai dua GOR Kelapa Gading tersebut berlangsung aman dan tertib
Para panitia dari BNP2TKI bekerja sama dengan panitia dari BKN Pusat mengawasi langsung proses jalannya ujian.
Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian BNP2TKI, Justi Amaria, menyebutkan, pelaksanaan ujian tes 2018 yang dilaksanakan di GOR Kelapa Gading ini merupakan bagian dari keseluruhan tes yang diselenggraakan oleh BNP2TKI, sesuai dengan pembagian jadwal tes dari BKN Pusat.
Justi menyebut, yang akan mengikuti seleksi CPNS adalah 1.518 orang, dan mereka akan mengisi 47 formasi dan 20 jabatan di BNP2TKI. Pelaksanaan seleksi ini terbagi di 4 wilayah pelaksanaan ujian, yang meliputi Jakarta 882 orang dan Makassar 81 orang, yang dilaksanakan serentak pada Senin (29/10/2018).
Untuk wilayah Surabaya, 280 orang dan Medan 275 orang, akan dilaksanakan pada Kamis (1/11/2018) dan Jumat (2/10/2018). Pelaksanaan seleksi di Jakarta dan Makassar dibagi ke dalam dua sesi, yaitu jam 10.00 WIB dan jam 12.00 WIB.
Sekretaris Utama BNP2TKI, Tatang Budie Utama Razak, saat meninjau pelaksanaan seleksi CPNS, menyampaikan, BKN telah mempersiapkan sebaik-baiknya, demikian juga BNP2TKI, telah bekerja keras untuk membuat pelaksanaan proses seleksi ini berjalan lancar.
Baca Juga: BNP2TKI Luncurkan Rumah Pekerja Migran Indonesia di Pandeglang
Tatang mengimbau para peserta seleksi CPNS untuk berhati-hati terhadap calo yang menjanjikan bisa diterima di BNP2TKI. Sistem yang dibuat dengan sedemikian rupa oleh pemerintah, tidak memungkinkan adanya percaloan
"Setelah lulus seleksi kompetensi dasar, maka peserta akan diseleksi sesuai dengan bidangnya," ujar Tatang.
Berita Terkait
-
Apa Itu Zero Growth? Konon Katanya Bakal Diterapkan untuk Pembukaan CPNS 2026
-
CPNS 2025: Kapan Dibuka? Ini Prediksi Jadwal dan Formasi Prioritas!
-
CPNS 2025 Ada atau Tidak? Cek Prediksi Tanggal dan Formasi yang Mungkin Dibuka
-
Lulus SKB, Kapan CPNS 2024 Mulai Masuk Kerja?
-
SKD CPNS 2024 Dimulai Hari Ini, Ribuan Titik Lokasi Disiapkan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123