Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tidak mau menanggapi lebih jauh terkait perkembangan politik di Indonesia. Mantan penasihat BPN Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 itu hanya menyebut umat Islam harus optimis meski politik yang mungkin kurang adil.
“Kita umat muslimin tidak perlu pesimis, harus optimis karena kita sekarang menghadapi keadaan yang agak tidak kita sukai. Ekonomi barangkali tidak terkendali," ujar Amien usai menjadi imam dalam salat ied Idul Adha 1440 H di Masjid Kristal Khadija, Minggu (11/8/2019).
"Politik juga mungkin kurang adil dan hukum dilakukan tebang pilih,” Amien menambahkan.
Menurut Amien, umat Islam bisa belajar dari keteladanan Nabi Ibrahim. Salah satu nabi yang unggul di mata Allah selain Nabi Muhammad SAW itu memberikan keteladanan yang mulia dalam hal berkorban dan ketaqwaan.
“Nabi Muhamamad SAW dan Nabi Ibrahim banyak kemiripan. Umat Islam diharapkan dapat menjadikannya teladan dan tidak kehilangan kompas,” kata dia.
Menurutnya, Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia pasti mengalami pasang surut. Kadang umat muslim bergembira karena perkembangan bangsa yang mengindikasikan ke arah positif.
Namun kata Amien, ada kalanya umat Islam mengalami masa sedih, kecewa dan lainnya. Hal itu amat sangat biasa, termasuk dalam kondisi politik.
“Tapi kita dalam keadaan apapun untuk berdoa pada Allah kebaikan hidup kita di masa mendatang,” kata Amien.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Kongres Resmi Ditutup, Ini 23 Poin Sikap Politik PDIP
Berita Terkait
-
Ruhut Soroti Komentar Amien Rais yang Singgung Soal Akidah
-
Jika PAN Bergabung ke Jokowi, Amien Rais: Aib dan Hina di Hadapan Allah
-
Amien Rais Tuding Kebijakan Jokowi untuk Kepentingan China
-
Amien Rais Sebut Jika PAN Dukung Jokowi Tanpa Syarat Masyarakat Akan Sinis
-
Seruan Amien Rais ke PAN: Sikap Oposisi Lebih Bermartabat dan Terhormat
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist