Suara.com - Seorang wanita ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di sebuah rumah di Perumahan Grand Mansion, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (14/8/2019) malam. Korban yang diketahui berinisal P (25) diduga bunuh diri dengan cara gantung diri.
Jasad korban pertama ditemukan saat pembantu di rumah korban hendak membersihkan lantai kamar. Namun, sejak pagi kamar tersebut dikunci dari dalam oleh korban.
Memasuki pukul 19.00 WIB, kamar korban tak kunjung terbuka dan tak ada jawaban. Akhirnya teman korban datang karena ia juga tak mendapat kabar setelah menghubungi korban sejak pagi.
"Teman korban memberitahu bahwa korban dihubungi tidak menjawab, setelah itu bersama-sama adik korban menggedor-gedor pintu namun tidak ada jawaban juga dan terlihat dari kaca jendela posisi lampu d kamar korban gelap," ujar Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri saat dikonfirmasi, Kamis (15/8/2019).
Sontak, adik korban langsung memecahkan kaca jendela untuk mengetahui kondisi di dalam. Benar saja, korban ditemukan tewas dengan posisi tergantung.
Jasad korban pun langsung dilarikan menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan pemeriksaan lebih jauh. Khoiri menyebut, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Jenazahnya sudah dikirim semalam ke RSCM. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, olah TKP dan Labfor dugaannya korban bunuh diri," papar Khoiri.
Dari dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidupnya karena persoalan asmara. Diduga, pacar korban sudah memunyai kekasih baru.
"Iya dugaan sementara karena cinta segitiga antara korban dengan mantan pacar dan pacar barunya," jelasnya.
Baca Juga: Lantaran Faktor Ekonomi, Bapak dan Anak Gantung Diri di Bojong Gede
Dugaan tersebut mencuat seusai polisi menggali keterangan sejumlah saksi, yakni pacar korban. Sebab, mereka telah menjalin kasih selama 3 tahun.
"Keterangan saksi, salah satunya pacarnya bahwa si almarhum ini sudah menjalin hubungan dengan saksi ini selama 3 tahun. Kemudian ada saksi orang dekatnya yang pernah mendengar korban pernah bilang 'mau mengakhiri hidupnya'," tutup Khoiri.
Berita Terkait
-
Lantaran Faktor Ekonomi, Bapak dan Anak Gantung Diri di Bojong Gede
-
Buat Geger Kompleks Pemda, Florentina Gantung Diri di Pohon Mangga Tetangga
-
Pria Misterius Ditemukan Tewas Tergantung di Pinggir Tol Jakarta-Cikampek
-
Adik Gantung Diri Setelah Bunuh Kakak Kandung Pakai Pelantang Suara
-
Pakai Peci dan Sarung saat Bunuh Diri, Ini Alasan Rusmani Akhiri Hidup
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu 9 Jam, Lima Koper Barang Bukti Dibawa ke Jakarta
-
Saldo BRIPoin BRImerchant Mendadak Jadi 0? Jangan Panik, Ini Penjelasan Resmi BRI
-
Tayang 9 Oktober, Avatar: Seven Havens Hadirkan Avatar Baru Penerus Korra
-
Viral Alphard Terobos Lampu Merah, Polisi Bongkar Pelat Palsu dan Langsung Tilang Pengemudi
-
Adaptasi Perang Kargil, Operation Safed Sagar Tayang 7 Agustus di Netflix
-
Somethinc Calm Down! Skinpair Moisturizer untuk Kulit Apa? Simak Ulasan Lengkapnya di Sini
-
Harga Emas Antam Bangkit! Naik Rp 7.000 per Gram Usai Anjlok Tajam Sehari Sebelumnya
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Soal Emas 74 Kg dan Uang Dikaitkan ke Febrie Adriansyah, Pengacara Don Ritto Nilai Kejagung Prematur
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional