Suara.com - Para petugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) mulai menindak reklamasi kali Ciliwung di Jalan Tanah Rendah, RT 06, RW 08, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Bebatuan dalam karung beserta tanah yang digunakan sebagai bahan 'reklamasi' tersebut mulai diangkut.
Pantauan Suara.com hari ini, Jumat (16/8/2019), para petugas berseragam biru itu terlihat berada di bantaran kali Ciliwung. Mereka mulai mengangkut batu yang mempersempit lebar kali itu.
Salah satu petugas dari Dinas SDA, pihaknya mendapatkan perintah dari Camat Jatinegara untuk mengangkut bebatuan untuk reklamasi itu. Bahkan ia mendapat kabar kalau Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memerintahkan Wali Kota Jaktim sebelum meneruskannya ke Camat Jatinegara.
"Ada perintah langsung kemarin ke Wali Kota (Jaktim) buat beresin ini," ujar petugas tersebut di lokasi.
Menurut salah satu, Ributin, pengangkutan batu seluruhnya akan dimulai pada Minggu, (18/8/2019). Untuk hari ini, para pengangkut dari pihaknya bersama dengan Dinas SDA akan membersihkan pinggir kali dan mencicil mengangkut batu.
"Nanti Minggu baru semuanya, sekarang nyicil dulu sama bersihin sampah-sampah," kata Ributin.
Sebelumnya, warga RT 06, RW 08 Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur melakukan reklamasi di bantaran kali ciliwung. Alasannya, karena para warga takut tanahnya longsor.
Reklamasi dilakukan warga dengan menggunakan tumpukan batu yang dimasukan ke dalam karung. Batu-batu itu ditumpuk dipinggir sungai dan diberikan tanah sebagai pelapis.
Masnun, salah satu pemilik rumah di bantaran kali mengaku melakukan itu karena takut tanahnya sekitar rumahnya mulai miring. Ia menyebut hal itu terjadi sejak musim hujan terakhir dan rumahnya terkena banjir.
Baca Juga: Buang Limbah Hewan Kurban di Sungai Ciliwung, Denda Rp 25 Juta Menanti
"Ini emang biar enggak miring aja, kan sempet miring pas banjir kemarin," ujar Masnun di lokasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi