Suara.com - Sebanyak 80 persen anggota DPR bolos di Rapat Paripurna DPR, Kamis (22/8/2019) hari ini. Raga mereka tak ikut rapat, tapi cuma tandatangani absen saja.
Pantauan Suara.com di Ruang Sidang Paripurna Nusantara II, deretan kursi kosong melompong masih mendominasi ruang rapat. Padahal berdasarkan data yang ada, absensi telah ditandatangani oleh 303 anggota dewan dari total 560.
Namun kenyataan di lapangan, dari pengamatan Suara.com hanya ada sekitar 60 kursi yang ditempati anggota dewan dalam rapat paripurna hari ini. Itu artinya amggota dewan yang hadir cuma berkisar 20 persen dari total mereka yang menandatangi daftar hadir.
Sementara sebanyak 80 persen anggota dewan lainnya cuma mengisi absen lalu meninggalkan ruang rapat.
Rapat ini sendiri dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Rapat juga dihadiri oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani.
Diketahui, agenda Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun sidang 2019-2020 hari ini ialah pembacaan pandangan umum fraksi-fraksi atas RUU tentang APBN TA 2020 beserta Nota Keuangan.
Dua hari lalu, ratusan kursi kosong pun terlihat dalam rapat paripurna DPR RI masa sidang I di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2019).
Berdasarkan hitung manual yang dilakukan sejumlah wartawan di dalam ruang rapat, tercatat pada pukul 11.39 WIB hanya 71 kursi yang diduduki anggota dewan. Jumlah itu terbilang sedikit dari total 560 kursi yang ada. Artinya, sebanyak 489 anggota dewan tak hadir dalam rapat paripurna DPR RI.
Kendati demikian, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon yang memimpin jalannya rapat mengaku bahwa rapat paripurna telah mencapai kuorum. Ada sebanyak 292 anggota dewan yang dikatakan olehnya sudah menandatangani absensi rapat.
Baca Juga: Bolos di Upacara HUT RI, Mantan Bupati Jepara Kepergok Ganjar di Lapas
"Berdasarkan absensi yang ditandatangani 292 anggota dari total 560 anggota dan dihadiri seluruh fraksi, maka kuorum tercapai," kata Fadli saat membuka rapat, Selasa (20/8/2019) lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG