Suara.com - Seorang buruh bangunan, Mugianto (57), warga Kaveling Dapur 12 Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Batuaji, Kota Batam Kepulauan Riau menikam pekerja seks komersil (PSK) di Lokalisasi Pokok Jonggol, Sagulung, Kota Batam.
Mugianto mengaku menusuk Siti Rohyatun (35) yang sehari-hari mangkal di Lokalisasi Pokok Jengkol, Sagulung Kota Batam lantaran cemburu. Diketahui, selama ini Mugianto bukan hanya sekadar pelanggan setia bagi Siti. Namun juga menaruh hati kepada perempuan tersebut.
Kapolsek Batu Aji Kompol Syafrudin Dalimunthe mengatakan peristiwa tersebut itu berlangsung pada Rabu (21/8/2019) malam. Syafrudin mengemukakan, Mugianto cemburu lantaran memergoki Siti sedang berfoto mesra bersama pria lain di ponselnya.
"Pelaku ini cemburu, foto dan nomor pelaku sudah dihapus tapi malah menemukan foto korban dengan pria lain," kata Syafrudin saat gelar perkara seperti dilansir Batamnews-jaringan Suara.com pada Jumat (23/8/2019).
Melihat itu, Mugianto pun kalap, lantaran sudah memberikan uang Rp 15 juta dan berharap Siti tak lagi menjalin hubungan dengan pria lain.
"Pelaku membawa handphone Siti Rohyatun agar tak bisa lagi komunikasi dengan laki-laki lain dan selama menjalin hubungan kekasih dengan wanita penghibur malam tersebut, dia sudah habis 15 juta," katanya.
Mugianto ditangkap polisi beberapa jam setelah Siti membuat laporan. Pria itu ditangkap di lokasi kejadian, lokalisasi Pokok Jengkol.
Saat ini, Mugianto dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Batuaji dan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Baca Juga: Satu Pelaku Curas di Jakarta Pusat Dibekuk Polisi
Berita Terkait
-
Angka Kriminalitas Tinggi, Warga di Perumahan Depok Ini Bikin Sayembara
-
Waspada! Sindikat Tamu Bodong Incar Pengunjung Hotel saat Makan di Resto
-
Habis Keluar Penjara, Trio Bandit Kompak Colong Truk Buat Sewa PSK
-
Incar Motor Pembeli Sayuran, Oib Nyaris Tewas Diamuk Pedagang
-
Tak Terima Dimarahi karena Curi Entok, Zul Pukul Paman Hingga Tewas
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!