Suara.com - Cendikiawan muslim ilmu Al Quran, Quraish Shihab menanggapi polemik ceramah Ustaz Abdul Somad soal salib yang dinilai menistakan agama.
Mantan Menteri Agama itu tak menyoal alasan Ustaz Abdul Somad yang tidak mau meminta maaf lantaran tak merasa bersalah menyinggung salib lewat ceramahnya. Namun, Quraish Shihab mengaku akan meminta maaf bila hal itu terjadi kepada dirinya.
"Meski tidak salah, tidak ada yang tersinggung, saya akan minta maaf," kata Quraish Shihab saat ditemui di Hotel Grand Sahid, Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2019).
Quraish Shihab juga menyoroti adanya pelaporan di kepolisian dari banyak orang karena merasa dirugikan dengan ceramah UAS yang menyinggung salib.
Dia pun menyarankan sebaiknya permasalahan tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Perlu duduk bersama, mencari titik temu. Saya yakin bahwa muslim atau agama apapun selalu bisa bertemu. Jadi duduklah bersama, bertemu, saling maaf memaafkan, saling meminta maaf," ucapnya.
Lebih lanjut, Quraish Shihab pun tidak ingin menanggapi adanya sebagian pihak yang membandingkan kasus UAS dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang terjerat kasus penistaan agama pada 2017. Menurutnya, tidak semua persoalan dapat dibandingkan.
"Mau dibandingkan tidak semua dapat dibandingkan. Ada faktor-faktor yang tidak menyertainya di sini, menyertainya di sana. Biarlah yang sudah-sudah, ya sudahlah. Ahok sudah legowo. Iya kan," ujarnya.
Dia pun berharap peristiwa semacam itu tidak sampai terulang kembali.
Baca Juga: Sandiaga Minta Polemik Ceramah Salib Ustaz Somad Tak Dibesar-besarkan
"Jangan sampai terulang hal yang sama. Ucapan itu terserah dari masing-masing. Dari saya, saya anggap berlebihan," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna
-
Tiba di Istana Merdeka, Dua Kali Mata Presiden Jerman Frank-Walter Terpukau Tarian Tradisional
-
Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan
-
Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri
-
Kenapa Dana Pribadi Presiden Prabowo Langgar UU? Ini Penjelasan Peneliti CELIOS
-
Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Belum Diputus, Kejagung Masih Lakukan Kajian
-
Kejagung Belum Berencana Geledah Rumah Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
-
Buntut Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Gandeng BPKP Audit Pengadaan di BGN
-
Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
-
Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru